Home / Daerah / Health

Rabu, 23 November 2022 - 17:57 WIB

DP3AKKB Banten Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak di Pandeglang

BagusNews.Co – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten dan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) melakukan road show sosialisasi pencegahan kekerasan perempuan dan anak di beberapa sekolah dan Pondok Pesantren di Kabupaten Pandeglang.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Banten, Adde Rossi Khoirunnisa mengatakan, tujuan kegiatan sosialisasi ini untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak di lingkungan sekolah.

Sebab kata perempuan yang akrab disapa Aci menilai jika saat ini di Kabupaten Pandeglang sedang ramai aksi anarkis yang dilakukan oleh para pelajar salah satunya aksi tawuran antar pelajar. Oleh sebab itu, kegiatan ini sangat penting dilakukan oleh pihaknya.

“Tujuannya ya tadi saya ingin memberikan sosialisasi pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah. Kenapa saya lakukan ini karena melihat kondisi tingkat kekerasan di lingkungan sekolah cukup tinggi bahkan sekarang ini lagi viralnya di Pandeglang anak sekolah dekat dengan kekerasan, misalkan contohnya banyak anak tawuran antar sekolah, antar kelompok,” kata Aci usai sosialisasi di SMPN 1 Karatanjung, Rabu (16/11/2022).

Baca Juga :  Walikota Serang Serahkan Bantuan Langsung Rumah Roboh di Tiga Lokasi

Kata Aci, dalam sosialisasi ini juga disampaikan sanksi yang akan diterima oleh para pelaku kekerasan. Selain sanksi sosial, sanksi hukum juga bisa menjerat para pelaku kekerasan.

“Nah ini yang menyebabkan kami dari DP3AKKB dan khususnya saya sebagai ketua P2TP2A merasa khawatir miris dan perlu kami perlukan juga bersama-sama seluruh stakeholder agar bersama-sama menghindari, melaporkan dan juga tidak menjadi pelaku kekerasan itu sendiri,” ungkapnya.

“Kami sampaikan kepada mereka, ini sesuatu hal yang penting dan genting karena sebagai pelaku kekerasan ada sanksi yang harus dihadapi oleh mereka. Mudah-mudahan ini juga membantu Pemkab Pandeglang yang saya lihat sedang gencar bersama pak Kapolres Pandeglang melakukan sosialisasi ke sekolah juga dalam hal meminimalisir kasus kekerasan di sekolah,” sambungnya.

Ia menilai, terjadinya kekerasan di tingkat sekolah lantaran lingkungan pergaulan yang salah. Dimana anak terjerumus pada tindakan anarkis karena terpengaruh oleh lingkungannya. Tambah lagi, suasana baru di sekolah membuat para pelajar harus menyesuaikan kembali adaptasi mereka setelah pandemi covid-19.

Baca Juga :  Andra Soni Kobarkan Semangat Perjuangan Bersama Prabowo-Gibran

“Saya rasa tadi pas ngobrol sama pak Wakasek memang ada semacam adaptasi selama 2 tahun kemarin pandemi ini sekolah online dan sekarah sekolah lagi melalui offline, ada perubahan situasi dan kondisi yang harus anak-anak adaptasikan kembali. Yang kedua juga berkaitan dengan lingkungan pergaulan, oleh karena itu kepada orang tua mohon untuk diawasi bagaimana lingkungan pergaulan anak-anak dan yang ketiga ini dari kasih sayang dan pola asuh orang tua,” terangnya.

Di tempat terpisah, Kepala DP3AKKB Provinsi Banten, Siti Ma’ani Nina menambahkan, kegiatan ini sengaja dilakukan oleh pihaknya di sekolah dan Pondok Pesantren karena usia mereka masih sangat rentan terhadap kekerasan anak.

“Tentunya kita berharap anak-anak bisa menjadi generasi yang nantinya menjadi generasi yang cerdas tanguh dan menjadi anak yang soleh dan solehah. Kegiatan ini juga bertujuan agar anak-anak paham bahayanya kekerasan dan sanksi yang akan mereka terima,” tambahnya.(ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hasil Penilaian Ombudsman Perwakilan Banten, Kota Serang Masuk Zona Hijau Dalam Pelayanan Publik

Daerah

Pemkot Serang Susun 5 Program Prioritas dalam RKPD 2027

Daerah

Al Muktabar Tinjau Langsung Pelaksanaan PPDB di SMA Negeri 2 Kota Serang

Daerah

HAKORDIA 2024, Wali Kota Cilegon Ajak Warga Perkuat Budaya Anti Korupsi

Daerah

Gandeng Pemuda Pancasila, Pemkot Serang Ingin Swasembada Pangan Melalui Panen Raya Padi

Daerah

Kirab Pemilu 2024 Tiba di Kabupaten Serang, Ratu Tatu Chasanah Ajak Masyarakat Tidak Golput

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Optimalkan Pekarangan Rumah Untuk Ketahanan Keluarga

Daerah

BPBD Kota Serang Imbau Warga Tak Panik Soal Potensi Megathrust