BagusNews.Co – Bawaslu RI hari ini melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 8 calon anggota Bawaslu Banten periode 2023-2028 di Jakarta.
Uji kelayakan dan kepatutan menjadi tahapan akhir untuk menentukan empat orang yang akan dilantik menjadi komisioner Bawaslu Banten, untuk menggenapi tujuh formasi Bawaslu Banten.
Diketahui pada tahun 2022 lalu, Bawaslu RI telah menetapkan tiga orang pada seleksi tahap pertama, sementara tahun ini, seleksi tahap kedua akan menetapkan empat nama.
Delapan calon anggota Bawaslu Banten yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan hari ini di Bawaslu RI, merupakan peserta seleksi terbaik yang telah diumumkan Tim Seleksi (Timsel) sebelumnya.
Mereka adalah Badrul Munir, Dwi Putra Nugraha , Faridi , Liah Culiah , Nana Subana , Sam’ani , Sumantri dan Zaenal Muttaqin .
“Iya hari ini alhamdulilah kami delapan orang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Jakarta, saya kebetulan dapat urutan kedua,” kata calon anggota Bawaslu Banten Zaenal Muttaqin saat dihubungi BagusNews.Co melalui sambungan telepon, Kamis, 6 Juli 2023.
Zaenal yang saat ini menjadi anggota KPU Kabupaten Serang meyakini siapa pun empat orang yang ditetapkan Bawaslu RI, merupakan calon anggota Bawaslu Banten terbaik dari yang terbaik.
“Meskipun kami bersaing memperebutkan empat kursi, tapi kami semua saling mendukung untuk kemajuan demokrasi di Banten,” pungkas Zaenal.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Banten Ali Faisal membenarkan bila delapan calon anggota Bawaslu Banten wajib mengikuti uji kelayakan dan kepatutan untuk menentukan siapa empat orang yang akan dilantik.
“Kita tunggu nanti akhir Juli ini pelantikan empat anggota Bawaslu Banten yang baru,” kata Ali usai menjadi narasumber di Bagus Podcast, Rabu, 5 Juli 2023.
Berdasarkan hasil seleksi tahap pertama, Ali Faisal, Ade Wahyu Hidayat dan Ajat Munajat ditetapkan Bawaslu RI mengisi tiga kursi anggota Bawaslu Banten yang kosong tahun 2022. (Red/Dede)







