BagusNews.Co – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melantik Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Serang Nanang Supriatna, di Pendopo Bupati Serang, Jumat, 9 September 2023.
Pelantikan Pj Sekda tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Encup Suplikhah, dan Sekretaris DPRD Kabupaten Serang Raden Lukman Harun.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna merupakan Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang yang sebelumnya ditunjuk Bupati Serang menjadi Plh Sekda, sejak Sekda Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri pensiun 1 September 2023.
Namun pada 4 September 2023, Pj Gubernur Banten Al Muktabar menetapkan Plh Sekda Kabupaten Serang Nanang Supriatna sebagai Pj Sekda Kabupaten Serang.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, Pj Sekda mendesak dilantik karena merupakan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), atau posisi yang sangat strategis berkaitan dengan penganggaran, baik anggaran tahun berjalan 2023, evaluasi, dan lain sebagainya.
Apalagi, kata Tatu, saat ini sudah memasuki akhir capaian progres selain melakukan perencanaan pada anggaran perubahan 2023 dan perencanaan anggaran murni 2024.
“Semoga Pak Pj Sekda bisa melaksanakan tugasnya dengan baik karena beliau juga selaku Asda 1. Jadi, rasanya tidak terlalu jauh tupoksi beliau kemarin. Insya Allah, karena bagian dari Setda, bisa mengikuti dan melaksanakan tugas-tugasnya sehingga pekerjaan di Pemda Serang tidak ada yang terkendala,” kata Tatu kepada wartawan usai pelantikan.
Lebih lanjut, Tatu mengatakan, untuk pelantikan dua JTP khususnya Kepala DKBPPPA mempunyai pekerjaan rumah (PR) penurunan kasus stunting yang merupakan tugas berat. Terlebih, harus menurunkan angka kasus stunting dari saat ini mencapai lebih dari 24 persen menjadi 14 persen sesuai target di 2024.
Menurutnya, untuk mencapai target itu maka Kepala DKBPPPA harus mempunyai inovasi dan strategi khusus, tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi juga harus turun ke lapangan.
“Ke lapangan, ini untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam menurunkan stunting, harus cepat berlari,” kata Ketua DPD Golkar Banten ini.
Tugas lainnya, sambung Tatu, Kepala DKBPPPA harus mempunyai program perlindungan yang kasusnya dinilai cukup banyak di Kabupaten Seang.
Ia pun meminta Kepala DKBPPPA dan jajarannya agar tidak hanya menyelesaikan kasus dan turun ke lapangan ketika persoalan ada. Namun juga, melakukan upaya preventif dengan mengajak semua komponen masyarakat terlibat aktif dalam pencegahan terjadinya kekerasan terhadap anak.
“Anak ini tanggung jawab semua yang merupakan bagian dari tugas dinas KB (menyebut DKBPPPA-red). Memang agak lebih banyak tugasnya, kalau Sekretariat DPRD lebih mengikuti irama tupoksi di sana (DPRD-red),” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Surtaman memastikan, kini tidak ada kekosongan pejabat eselon II atau telah terisi penuh.
Adapun jabatan eselon III, kata Surtaman, pihaknya saat ini sedang melakukan mapping untuk pengisian.
“Kan tadi Kabag Organisasi dan Wadir kosong. Segera, insya Allah, akhir bulan ini, targetnya September ini ada pengisian,” ujarnya.
Terkait jabatan Pj sekda, Surtaman mengatakan Nanang Supriatna akan menjabat sebagai Pj Sekda hingga tiga bulan ke depan.
“Dapat diperpanjang atau selesai saat sekda definitif dilantik,” jelasnya. (Red/Dwi)







