BagusNews.Co – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Serang untuk turut serta menurunkan angka stunting serta mengantisipasi terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.
Tatu menjelaskan, TP PKK merupakan mitra pemerintah. Organisasi ini mempunyai anggota hingga tingkat desa. Ia juga mengapresiasi program TP PKK Kabupaten Serang yang selaras dengan program Pemkab Serang.
“Kita lihat programnya semuanya selaras dengan Pemkab Serang mulai dari pendidikan, kesehatan, pangan, sandang, rumah sehat, gotong royong,” ungkap Tatu saat menghadiri puncak acara Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-51 PKK di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang, Selasa (31/10/2023) kemarin.
Tatu juga menilai, kegiatan yang dilaksanakan oleh PKK tidak sekedar seremonial, akan tapi hal itu dapat langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“PKK melakukan pembinaan keluarga, seperti kita tahu bahwa Indonesia bisa maju mulai dari skala terkecil yakni mulai dari keluarga,” katanya.
Ia juga berharap, TP PKK dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Salah satunya membantu menurunkan angka stunting dan menekan angka kekerasan pada anak.
“Semoga di tahun depan kita bisa mengejar target nasional angka stunting bisa di bawah 14 persen,” jelasnya.
Sedangkan, Ketua TP PKK Kabupaten Serang Habibah Supriyatna mengatakan, pihaknya akan lebih menggencarkan program yang disinergikan dengan Pemkab Serang.
“Kami sudah melakukan upaya-upaya pembinaan terutama pembinaan moral. Kami juga melakukan pembinaan dari sisi keagamaan, kesehatan, dari sisi bagaimana yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, hal utama yang harus diwaspadai dan diawasi oleh orang tua, yaitu penggunaan teknologi seperti gadget pada anak-anak.
“Karena digitalisasi berpengaruh kepada masyarakat sampai lapisan paling bawah. Ini tantangan bagi kami intinya kami siap menurunkan kasus kekerasan terhadap anak,” pungkasnya. (Red/Dwi)







