Home / Daerah

Kamis, 7 Maret 2024 - 13:45 WIB

1.500 Anak Tidak Sekola, Sekda Kota Serang Nanang : Kita Optimis Mereka Kembali Sekolah

BagusNews.Co – Pemerintah Kota Serang menggelar rapat teknis penenangan pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Serang, bersama Non Governmental Organization (NGO) United States Agency For International Development (USAID) Erat asal Amerika Serikat, di Aula BJB Banten, Kamis, 7 Maret 2024.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Serang tentunya harus melibatkan semua pihak, termasuk kerjasama dengan USAID Erat lembaga bantuan dari pemerintah Amerika Serikat.

“Memang USAID Erat ini merupakan lembaga bantuan dari pemerintah Amerika Serikat. Karena kami pemerintah Kota Serang ingin betul-betul memastikan program pengembalian anak tidak sekolah (ATS) ini bisa terencana dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama,” katanya.

Nanang mengungkapkan bahwa, jumlah anak tidak sekolah di Kota Serang saat ini sebanyak 1.500 anak meliputi sekolah SD dan SMP.

“Jadi sebetulnya ATS itu bukan anak-anak tidak sekolah. Tetapi mereka hanya berhenti di tengah jalan. Karena jaman sekarang tidak mungkin ada anak yang tidak sekolah,” ungkap Nanang.

Baca Juga :  BPK Soroti Ketidaksesuaian Tarif PKB Angkutan Umum di Banten, Potensi Kekurangan Rp46,9 Miliar

Nanang menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan anak tidak sekolah di Kota Serang, dikarenakan faktor ekomoni orang tua yang tidak setabil. Sehingga, anak tersebut memutuskan untuk tidak melanggar sekolahnya.

“Karena sekolah SD, SMP itu sudah di jamin oleh pemerintah melalui dana BOS bahkan swasta juga sama mendapatkan dana BOS,” jelasnya.

Nanang mengaku optimis, jika pemerintah Kota Serang dapat mengembalikan ATS, untuk kembali sekolah, meskipun dengan cara bertahap.

“Nanti kita akan petakan. Mudahan-mudahan ini bisa tertuntaskan secara bertahap. Sekalipun tahun ini tidak terselesaikan di tahun-tahun yang akan datang,” ucapnya.

Pngembalian anak tidak sekolah, kata Nanang, nantinya akan menggunakan teknis pendidikan kesamaan paket A, paket B dan paket C.

Menurut Nanang, persoal ATS merupakan masalah krusial yang tidak hanya terjadi di Kota Serang saja, melainkan di setiap Kabupaten/Kota yang lain juga ada.

“Karena di setiap daera yang namanya ATS itu pasti ada, karena misalnya juga hampir sam. Untuk pemerintah daerah Kota Serang harus bisa memastikan hadir untuk menuntaskan ATS di Kota Serang ini,” bebernya.

Baca Juga :  Masyarakat Kota Serang Diminta Kuasai Bahasa Asing, Nur Agis: Ciptakan Peluang Usaha Baru

Sementara, itu Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Leni Puspasuri Sesunan mengungkapkan, anak tidak sekolah paling banyak itu pada usia SMP.

“Memang SD banyak, SMP banyak, tapi yang paling banyak itu di usia SMP. Karena kalau SMA itu kewenanganya Provinsi. Tapi, kita tetap akomodir,” ujarnya.

Menurut Leni, berdasarkan data ATS yang ada di Dinas Pendidikan merupakan data secara keseluruhan yang di ambil dari Data Peserta Didik Nasional (Dapodik).

“Jadi kalau ditanya kecamatan mana yang paling banyak, kita belum bisa memastikan. Sebab, tahapan penyusunan dan pendataan ATS pada tingkat kecamatan sampai dengan kelurahan itu beru akan di bentuk,” katanya.

Terakhir, Leni mengatakan, Dinas Pendidikan akan terus memaksimalkan penuntasa anak tidak sekolah di Kota Serang dengan cara doo to door atau mendatangi secara langsung peserta didik kerumah.

“Komitmen pengembalian ATS di Kota Serang akan terus kami lakukan, sesuai apa yang di sampaikan oleh pak Sekda,” tutupnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Monitoring Posyan Parung, Walikota Serang Pastikan Pelayanan Maksimal untuk Pemudik

Daerah

Babak Kualifikasi PON XXI, Tim Hoki Putra Banten Kalahkan Kalimantan Timur 5-1

Daerah

Tekan Angka Pengangguran, Andra Soni Gagas Optimalisasi Industri Pangan di Banten

Daerah

Musim Kemarau, 115 Hektar Sawah di Kota Serang Terancam Gagal Panen

Daerah

Gubernur Andra Soni Resmikan Pos Kesehatan Merah Putih di Kota Serang

Daerah

Andra Soni Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Industri dan Pertumbuhan Ekonomi Banten

Daerah

Andika-Nanang Kembali Diserang Fitnah, Tidak Ada OTT Politik Uang di Mancak

Daerah

Sambut HUT Ke-33 Kota Tangerang, Vaksinasi Rabies Gratis Digelar di 13 Kecamatan