BagusNews.Co – Kelompok Milenial dan Generasi Z atau disebut Gen Banten menggelar diskusi pendidikan, dengan tajuk ‘Banten Menuju Pendidikan Gratis: Tantangan, Peluang, dan Realisasi’.
Diskusi tersebut fokus pada usulan program kuliah gratis, sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan akses pendidikan di Provinsi Banten.
Mantan Presiden Mahasiswa Untirta, Attabieq Fahmi mengungkapkan, pendidikan gratis di seluruh jenjang pendidikan merupakan upaya untuk mengatasi tingginya angka pengangguran di tanah jawara.
Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut Attabieq, telah menunjukkan jumlah pengangguran di Provinsi Banten mencapai 424,69 ribu, yang disebabkan oleh kurangnya akses pendidikan. Hanya 783,71 ribu jiwa (6,65%) penduduk Banten yang berpendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
“Kuliah gratis bisa menjadi salah satu solusi fundamental untuk mengatasi pengangguran di Banten. Kita tahu bahwa tingkat pendidikan menjadi salah satu standar bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan,” kata Attabieq saat menjadi narasumber diskusi yang digelar Gen Banten di Kota Tangerang Selatan, Kamis, 11 Juli 2024.
Attabieq berharap, Provinsi Banten bisa menjadi proyek percontohan pelaksanaan program kuliah gratis.
“Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di bidang pendidikan tidak hanya wajib belajar 12 tahun, tapi hingga perguruan tinggi, agar lebih banyak masyarakat Banten yang dapat mengakses pendidikan tinggi dan memiliki peluang kerja yang lebih baik,” pungkasnya. (Red/Dede)







