BagusNews.Co – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Serang nomor urut 2 Ratu Rachmatuzakiyah dan Najib Hamas mempresentasikan visi dan misi mereka dalam debat publik perdana di Swiss-Belhotel Modern, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Jumat, 8 November 2024.
Dalam debat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang itu, Zakiyah-Najib mengusung visi ‘Terwujudnya Kabupaten Serang Bahagia, Sejahtera, Nyaman dan Aman untuk Semua’.
Dengan misi, di antaranya mewujudkan kemajuan hidup yang selaras dengan nilai-nilai religius masyarakat Kabupaten Serang dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani berbasis digital.
Selanjutnya, meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Serang, membangun fasilitas dan ruang ekspresi untuk generasi muda, dan mempercepat pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Kabupaten Serang.
Kemudian, memastikan penyerapan tenaga kerja di sektor industri, jasa, perdagangan dan pengembangan UMKM, memperkuat nilai-nilai keluarga dan pemberdayaan perempuan serta meningkatkan program ketahanan pangan untuk mewujudkan swasembada pangan.
Zakiyah, dalam pemaparannya, menjelaskan potensi yang dimiliki Kabupaten Serang. Ia menekankan bahwa wilayah ini merupakan daerah penyangga ibu kota Provinsi Banten, dengan lokasi yang sangat strategis karena kedekatannya dengan Jakarta.
Dengan populasi mencapai 1.682.133 jiwa, menurutnya, Kabupaten Serang terdiri atas 29 kecamatan dan 326 desa yang memiliki potensi besar, terutama di sektor jasa dan industri.
“Kabupaten Serang merupakan daerah penyangga dari ibu kota Provinsi Banten dan mempunyai letak yang sangat strategis karena kedekatan dengan Kota Jakarta,” ungkap Zakiyah.
Namun, di balik potensi tersebut, pasangan calon ini juga mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi Kabupaten Serang.
Mereka mencatat bahwa angka kemiskinan dan pengangguran masih tinggi, serta akses terhadap layanan air bersih yang sering terhambat, terutama saat musim kemarau.
“Serang mempunyai bonus demografi dengan 69,75 persen penduduk dengan usia produktif. Tapi apakah dengan bonus demografi dan penduduk yang besar itu Kabupaten Serang sudah bahagia? Kenyataannya Kabupaten Serang belum bahagia,” kata Zakiyah dalam sesi pertama debat.
Lebih lanjut, menurutnya, masih banyak permasalahan yang ditemui di Kabupaten Serang, di antaranya angka kemiskinan masih diangkat 4,85 persen, kemudian angka pengangguran terbuka masih ada di angka 9,94 persen.
“Selain itu, adanya angka stunting yang masih mencapai 23,9 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Serang yang berada di angka 72,63 poin dengan rata-rata lama sekolah hanya 7,79 tahun,” lanjutnya.
Masalah lainnya, ungkap Zakiyah, yaitu akses layanan air bersih hingga saat ini belum menemukan solusi yang efektif, dan permasalahan sampah juga menjadi isu krusial yang perlu ditangani dengan baik.
“Dengan berbagai permasalahan yang ada, Ratu Zakiyah dan Najib Hamas hadir di sini dalam rangka menyelesaikan berbagai persoalan dengan visi misi yang kami sampaikan,” pungkasnya. (Red/Dwi)







