Home / Daerah

Senin, 2 Desember 2024 - 11:57 WIB

DPRD Kabupaten Serang Apresiasi Penundaan Open Bidding Jabatan Eselon II

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Serang Tb. Moh. Sholeh | Dok. Istimewa

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Serang Tb. Moh. Sholeh | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang secara resmi melakukan penundaan terhadap seleksi open bidding (penawaran terbuka) untuk enam jabatan tinggi pratama atau eselon II.

Penundaan yang diumumkan dengan surat bernomor: 800.1.2.6/23-BKPSDM/SETDA/2024 tersebut berlaku untuk waktu yang belum ditentukan, dan mencakup posisi penting seperti Sekretaris Daerah, Direktur RSUD Dradjat Prawiranegara, serta Kepala Dinas Perikanan (Diskan).

Lelang jabatan lainnya yang juga ditunda, yaitu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Serang Tb. Moh. Sholeh memberikan apresiasi terhadap keputusan penundaan seleksi open bidding untuk enam jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.

“Kami mengapresiasi terkait apa yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Serang dalam hal ini Sekda. Sebelumnya, kami keberatan dengan pelaksanaan open bidding yang memang besok, Senin dan Selasa, ada tes di Bandung,” ujar Agus, sapaan akrabnya, Minggu, 1 Desember 2024.

Baca Juga :  Erza Erdiansyah Terpilih sebagai Ketua Afkot Cilegon 2025-2029

Menurutnya, penundaan ini mencerminkan keprihatinan DPRD mengenai ketidakpatutan pelaksanaan open bidding di tengah kontestasi Pilkada yang sedang berlangsung.

“Saya sampaikan kemarin secara etis ini tidak layak secara kepatutan juga karena di tengah konsentrasi Pilkada yang hasilnya memang sudah kita ketahui ada pergantian kepemimpinan, ada transisi,” ujar Agus.

Dia menekankan bahwa masa transisi pemerintahan seharusnya tidak menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan open bidding bagi jabatan eselon II.

“Alhamdulillah, keberatan kami tersampaikan dan ternyata langsung diapresiasi juga oleh Pemkab Serang dengan surat penundaan open bidding,” ujarnya.

Dukungan terhadap penundaan ini, lanjut Agus, juga datang dari sejumlah fraksi di DPRD, termasuk Fraksi PKS, Fraksi PAN, dan Fraksi Gerindra, yang telah menyatakan ketidakpatutan pelaksanaan open bidding.

Baca Juga :  Gardu Ganjar Banten Adakan Pasar Murah, 500 Paket Sembako Diserbu Warga Tangerang

“Artinya bahwasanya suara aspirasi masyarakat, aspirasi Komisi 1 juga aspirasi para fraksi jadi banyak juga fraksi yang mendukung terkait agar pendidik ini ditunda,” terannya.

Terlebih, menurutnya, seluruh mata tertuju pada proses demokrasi yang akan berlanjut, termasuk penghitungan real count yang akan diumumkan oleh KPU Kabupaten Serang.

“Kita tunggu sampai nanti bupati yang baru dilantik. Nah, baru langkah eloknya kalau memang kita serahkan semua mekanisme open bidding kepada pemerintahan yang baru,” pungkasnya.

Keputusan ini menjadi langkah bijak dalam menjaga stabilitas pemerintahan di Kabupaten Serang, terutama pada masa-masa kritis seperti ini. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Banten Terus Menggiatkan Layanan Pendidikan

Daerah

Capaian Bangga Kencana 2025 Sangat Baik, Plt Kepala BKKBN Banten Yuda : Kolaborasi Kunci Keberhasilan

Daerah

Bunda Paud Tinawati Andra Soni: Sinergitas Lintas Sektor Penting

Daerah

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Banten 2025 Capai 5,37 Persen, Akademisi : Tertinggi Pasca Pandemi

Daerah

Gerindra Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2024

Daerah

Kenaikan UMK 2023 di Banten Berlandaskan Pertimbangan Kesejahteraan Pekerja

Daerah

Pemkot Serang Anggarkan Rp4,8 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

Daerah

PSU Pilkada Kabupaten Serang, KPU Siap Laksanakan Instruksi MK