Home / Daerah

Jumat, 17 Januari 2025 - 10:35 WIB

Pemprov Banten Komitmen Wujudkan Budaya Antikorupsi

BagusNews.Co –  Pemprov Banten komitmen wujudkan budaya antikorupsi dalam segala hal, serta terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi antikorupsi secara lintas sektor dan ke berbagai komunitas.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nana Supiana usai Sosialisasi Serentak dan Edukasi Antikorupsi Melawan Korupsi Sejak Dini di Provinsi Banten dengan peserta ratusan siswa tingkat SMA/SMK, guru, kepala sekolah serta stakeholder yang dilaksanakan secara offline dan online di Aula Inspektorat Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat 17 Januari 2025.

Menurut Nana, dunia pendidikan merupakan sasaran prioritas dalam memberikan sosialisasi dan edukasi antikorupsi. Di dunia pendidikan, nilai-nilai luhur seperti kejujuran dan integritas terus ditanamkan. Nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh semua kalangan.

Baca Juga :  Pemprov Banten Ajak BKOW Bersinergi Tangani Stunting

“Namun demikian, peran aktif komunitas lain serta masyarakat umum juga penting dalam membudayakan antikorupsi. Maka dari itu, ini harus kolaborasi semuanya sehingga menjadi gerakan bersama dan tanggungjawab bersama,” kata Nana.

Kemudian, lanjutnya, yang paling penting juga partisipasi untuk mengontrol, memberikan masukan termasuk memberikan peringatan diri sebagai bentuk langkah preventif dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Jika ini sudah menjadi gerakan besar bersama, maka peningkatan kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat dilakukan.

“Itu gol poin-nya, menuju Banten lebih baik, jujur dan berintegritas,” pungkasnya.

Plt Kepala Inspektorat Provinsi Banten Ratu Syafitri Muhayati menambahkan, sosialisasi dan edukasi ini akan terus menerus dilakukan. Tindakan preventif ini sebagai bentuk mengingatkan pembinaan pengawasan untuk menciptakan budaya antikorupsi.

Baca Juga :  Kabupaten Serang Raih Penghargaan KKP HAM

“Sehingga budaya antikorupsi itu tidak asing lagi dan melekat pada tindakan seluruh aparatur dan masyarakat Banten secara luas,” katanya.

Fitri juga menekankan agar seluruh aparat pemerintah dan stakeholder untuk benar-benar memahami arti dari kata integritas dengan sembilan turunannya, salah satunya sikap jujur. Itu harus benar-benar dipahami tidak hanya sebagai simbolis semata. Harus berani jujur pada diri sendiri.

“Tugas pokok ini yang harus terus dikerjakan. Memang berat mengimplementasikan, ini tidak boleh, itu tidak boleh. Belum lagi ada tekanan dari kiri dan kanan. Namun kita harus tetap memegang teguh sikap integritas dan sikap antikorupsi, Itu luar biasa,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Banten Buka Program Pemagangan di 2023

Daerah

Cegah Stunting, Srikandi PLN Banten Inisiasi Program Gizi Ibu Hamil di Tangerang

Daerah

Terkait Pemindahan RKUD Ke Bank Banten, Ini Kata Sekda Kota Serang

Daerah

Datangi Kantor Disdukcapil, Walikota Serang Pastikan Pelayanan Adminduk Sesuai Harapan Warga

Daerah

KPU Kota Serang dan Parpol Sepakat Kampanye Terbuka Gunakan Sistem Blok

Daerah

Zakiyah-Najib Resmi Lawan Andika-Nanang di Pilkada Kabupaten Serang

Daerah

Pemprov Banten Sambut Baik Sosialisasi Penanganan Media Komunikasi Oleh Kejaksaan Agung RI

Daerah

BPKAD Kabupaten Serang Siapkan Skema Sewa untuk Kantor Koperasi Desa Merah Putih