Home / Daerah

Selasa, 4 Februari 2025 - 16:26 WIB

Awal Tahun 2025, Pemkot Serang Kerahkan 16 Puskesmas Deteksi Dini TBC

BagusNews.Co – Dinas Kesehatan Kota Serang terus berupaya memutus rantai penularan Tuberkulosis (TBC) dengan melakukan deteksi dini melalui program Active Case Finding Kementerian Kesehatan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Serang Nurhayati mengatakan, program Active Case Finding tersebut untuk mengidentifikasi kasus baru penderita TBC di Kota Serang.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menemukan kasus baru penderita TBC secara dini agar segera dapat ditangani secara cepat,” ungkap Nurhayati, Selasa, 4 Februari 2025.

Selanjutnya, Nurhayati menyampaikan program tersebut akan dilaksanakan di 16 puskesmas yang tersebar di Kota Serang dan sudah dimulai sedari tanggal 1 hingga 24 Februari mendatang dengan target sebanyak 3.000 orang.

Baca Juga :  Bupati Dewi Dorong Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

“Kita sudah mulai kegiatan ini sejak tanggal 1 di Puskesmas Banjar Agung dan hari ini di Puskesmas Banten Girang, jadi perhari kita targetkan 150 orang per Puskesmas,” katanya.

Nurhayati pun menjelaskan, jika target dari program ini ialah yang memiliki resiko tinggi tertukar TBC, seperti kontak erat (serumah) dengan pengidap TBC, perokok serta kontak dengan penderita kusta.

Masih kata Nurhayati, berdasarkan pemeriksaan sesuai dengan standar, pertahun 2024 terduga pengidap TBC di Kota Serang ada sebanyak 15.448 kasus,” tandasnya.

Baca Juga :  Angka Pernikahan Dini di Kota Serang Tinggi

Lanjut Nurhayati, jika pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Serang melalui Puskesmas dan juga Kelurahan.

“Kegiatan ACF ini juga telah disosialisasikan melalui seluruh Puskesmas serta Kelurahan setempat agar lebih banyak masyarakat yang terlibat. Selain itu, masyarakat juga hanya harus membawa fotokopi KTP/KK dan memastikan tidak mengenakan perhiasan berbahan logam saat pemeriksaan,” tutupnya.

Perlu diketahui, TBC masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat, lantaran penularannya yang begitu cepat, bahkan dapat mengakibatkan kematian jika tidak tertangani dengan baik. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

UKM TIKOM Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar di Pandeglang

Daerah

Walikota Serang dan BWA Teken MoU Program Serang Mengaji, Nol APBD

Daerah

Pengelolaan Sampah Buruk, Pemkot Serang Ditegur KLHK

Daerah

Pemkab Tangerang dan Kejaksaan Gelar Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa

Daerah

Lab Humanity Laporkan Loker RS Cilograng dan Labuan Ke Kemenaker

Daerah

KBM Terancam Daring, Banjir Rendam SMPN 25 Kota Serang

Daerah

TIDAR Banten Dukung Rahayu Kembali Pimpin PP TIDAR

Daerah

Pj Walikota Serang Berikan Bantuan Untuk Perbaikan Rumah Warga Yang Rusak