Home / Hukum dan Kriminal

Rabu, 12 Februari 2025 - 16:47 WIB

Pasar Tambak Kibin Digembok, Ahli Waris Laporkan Dugaan Premanisme ke Polres Serang

Ahmad Rizki Gunawan Harahap, kuasa hukum dari ahli waris Sakman bin Karim, pada Selasa malam, 11 Februari 2025, saat diwawancarai wartawan usai melaporkan dugaan premanisme kepada Polres Serang l Dok. Istimewa

Ahmad Rizki Gunawan Harahap, kuasa hukum dari ahli waris Sakman bin Karim, pada Selasa malam, 11 Februari 2025, saat diwawancarai wartawan usai melaporkan dugaan premanisme kepada Polres Serang l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Ahli waris Pasar Tambak Kibin, melalui kuasa hukumnya, melaporkan dugaan tindakan premanisme yang terjadi di lokasi pasar tersebut kepada Polres Serang.

Laporan ini disampaikan oleh Ahmad Rizki Gunawan Harahap, kuasa hukum dari ahli waris Sakman bin Karim, pada Selasa malam, 11 Februari 2025.

Tindakan yang dilaporkan mencakup penggembokan dan pengeleman gembok yang telah dipasang oleh para pedagang di pasar milik Sakman bin Karim.

“Siang tadi (Selasa, 11 Februari 2025) dilakukan tindakan secara sepihak dan sewenang-wenang berupa penggembokan serta pengeleman terhadap gembok yang sudah terpasang oleh para pedagang yang berdagang di Pasar Tambak milik Sakman bin Karim,” ungkap Ahmad kepada wartawan di Mapolres Serang.

Hal ini menunjukkan adanya ketegangan antara pihak ahli waris dan beberapa oknum yang merasa memiliki kuasa atas lahan tersebut.

Baca Juga :  Air Terjun dan Kebun Durian Jadi Daya Tarik Wisatawan, Bupati Serang Resmikan Desa Wisata Curuggoong

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan, penggembokan tersebut diduga dilakukan oleh oknum berinisial AY, yang merasa memiliki hak berdasarkan sanksi pidana yang dijatuhkan kepada pihak lain.

“Dari kepemilikan ahli waris berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap seluas 16 ribu meter persegi,” jelasnya. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun ahli waris memiliki hak sah, tindakan premanisme tetap terjadi.

Ahmad juga menegaskan bahwa ahli waris sudah menguasai lahan dan menyewakannya kepada para pedagang.

Namun, ada dugaan bahwa pihak tertentu berusaha merampas lahan tersebut dengan melakukan tindakan penggembokan.

“Sewa lahan oleh Sakman bin Karim diduga dengan sengaja hendak dirampas dengan cara digembok dan di-lem besi,” terangnya.

Ia berharap agar Polres Serang dapat menanggapi serius laporan ini, mengingat ada harapan untuk keadilan bagi pihak yang merasa memiliki hak atas lahan tersebut.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Polres Serang Ringkus Belasan Anggota Geng Motor

Pedagang bernama Ela juga mengungkapkan keluhannya terkait situasi ini. Ia menjelaskan, saat ingin membuka ruko untuk berjualan pakaian, ruko tersebut sudah digembok dan di-lem sehingga ia tidak bisa berjualan.

“Sudah digembok dan di-lem besi jadi tidak bisa dibuka,” ujarnya. Keterbatasan ini tentu memberikan dampak negatif bagi pendapatan para pedagang.

Kedatangan ahli waris Sakman bin Karim beserta kuasa hukumnya ke Polres Serang bertujuan untuk melaporkan tindakan premanisme yang diduga dilakukan oleh AY dan kelompoknya.

Ahmad menegaskan, tindakan penggembokan yang terjadi merupakan upaya merampas kepemilikan ruko yang sah.

“Tindakan secara sepihak dan sewenang-wenang, berupa penggembokan serta pengeleman terhadap gembok yang sudah terpasang oleh para pedagang,” ujarnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Warga Muhara Ciujung Dihebohkan Penemuan Mayat Bayi

Advertorial

Minta Sama-sama Perangi Judi Online, Yedi Rahmat: Kalau Ada ASN Yang Terlibat Saya Bakal Sanksi Tegas 

Daerah

Polres Serang Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

Hukum

Tripnas Apresiasi BNN Bongkar Peredaran Narkoba di Kampung Bahari Jakarta

Hukum dan Kriminal

Lakukan Pengawasan Internal, Polresta Tangerang Periksa Senpi Personel

Daerah

Lakukan Razia Sejak April, Polda Banten Sita 75 Ribu Botol Miras

Daerah

Polres Serang Tangkap Pelaku Pencurian Menjelang Ramadan

Hukum dan Kriminal

DPC GMNI Serang Minta Kasus Rudapaksa Gadis Disabilitas Menjadi Atensi APH dan Pemerintah