Home / Daerah

Senin, 17 Februari 2025 - 18:12 WIB

DPK Kota Cilegon Luncurkan Buku Pantun Tanah Jawara Bersama Rohani Din

BagusNews.Co – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon bekerja sama dengan Yayasan Gaksa Trans Kultura, meluncurkan buku “Tandak Pantun Tanah Jawara” karya puluhan guru se- Kota Cilegon.

Acara yang berlangsung di Aula DPK Kota Cilegon akhir pekan kemarin tidak hanya launching buku, namun juga menggelar pelatihan bersama penyair asal Singapura, Rohani Din.

Kepala DPK Kota Cilegon Ismatullah Syihabudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Rohani Din atas bimbingan dan kontribusinya dalam penulisan buku tersebut.

“Terima kasih atas bimbingan dan tutur kata yang diberikan, sehingga kami yang terlibat dalam buku ini dapat menyelesaikannya hingga terbit,” ujarnya.

Baca Juga :  Pusaka Kesultanan Banten di Terate Udik Cilegon Jalani Prosesi Penyucian

Ismatullah juga mengapresiasi peran Yayasan Gaksa yang turut mendukung proses penerbitan buku ini.

“Semoga Yayasan Gaksa menjadi langkah awal bagi perkembangan sastra di Kota Cilegon,” tambahnya.

Presiden Yayasan Gaksa Banten Ega Prayoga, menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung seni dan budaya.

“Dengan peluncuran buku ini, kami mewujudkan visi untuk menjadi pusat pengembangan kebudayaan melalui berbagai aktivitas kesenian yang berdampak positif pada pendidikan dan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya daerah.

“Peluncuran buku ini merupakan upaya kami dalam melestarikan budaya, terutama bahasa Cilegon dan Banten,” tambah Ega.

Sementara itu, Rohani Din yang akrab disapa Bunda Ani, mengungkapkan tantangan dalam proses penyelesaian buku ini.

Baca Juga :  Muharram Culture Fest 2025, Momentum Pelestarian Budaya di Kota Cilegon

“Buku ini hampir tidak jadi terbit karena kendala kesehatan kami, namun alhamdulillah, doa kami terkabul dan akhirnya buku ini dapat diterbitkan,” ujarnya.

Bunda Ani juga memberikan apresiasi kepada Kepala DPK Kota Cilegon, yang turut aktif mengirimkan pantun karyanya.

“Buku ini ditulis oleh 44 guru dari 44 sekolah di Cilegon dan Serang, termasuk Pak Ismatullah yang banyak mengirimkan pantunnya. Akhirnya, buku ini terbit dengan 160 halaman berisi lebih dari 300 pantun, yang ditulis selama satu tahun melalui pelatihan,” bebernya. (Red/Arise)

Share :

Baca Juga

Daerah

ARSADA Provinsi Banten Diminta Berkolaborasi Tangani TBC

Daerah

DPRD Banten Dorong Pemprov Banten Mengedepankan Pembangunan Berkelanjutan

Daerah

Dukung Konsep Green City, PLN Banten Bangun SPKLU di Alun-alun Kota Serang

Daerah

Refleksi Kinerja Bawaslu Banten 2025, Ali Faisal: Penguatan Lembaga dan Dampak Putusan MK

Daerah

Kota Serang Semakin Dipercantik, Videotron 3D dan Lampu Akrilik Siap Menghiasi dari Tiga Penjuru

Daerah

Di 2024, DPMD Banten Targetkan 7 Desa Sangat Tertinggal dan 146 Desa Teringgal Naik Kelas

Daerah

Jadi Juara Grup C Popnas 2025, Tim Sepak Bola Banten Sapu Bersih Kemenangan

Daerah

Bantuan Hewan Kurban Sapi Dari Presiden Untuk Provinsi Banten Mencapai 1,15 Ton