Home / Daerah

Senin, 10 Maret 2025 - 13:53 WIB

Komitmen Jaga Integritas, Andra Soni : Auditor Jangan Mau Disuap

BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan dengan memiliki pemahaman yang baik dan komitmen yang kuat dapat menjadi modal dasar para pegawai di Pemprov Banten untuk menjaga integritas.

Integritas tersebut, kata Andra Soni, menjadi faktor pendukung dalam memberikan pelayanan publik, khususnya bagi auditor untuk memastikan setiap program dan kegiatan berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Demikian hal itu disampaikan Andra Soni usai membukan pelatihan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Aula Inspektorat Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang pada Senin, 10 Maret 2025.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024 itu berharap dengan diselenggarakannya pelatihan SMAP dapat memperkuat komitmen para pegawai Pemprov Banten, khusunya para auditor dalam menjaga dan meningkatkan integritas pelayanan publik.

Baca Juga :  C Hasil 20 TPS Hilang, Partai Demokrat Ancam Laporkan KPU Kota Serang

“Tentu ini upaya kita, dan ini sudah ada sebelum saya menjadi Gubernur, tinggal bagaimana komitmen itu kita perkuat dan ada aksinya,” kata Andra.

Selanjutnya, Andra mengatakan pelatihan SMAP tersebut telah berstandar ISO SNI 37001, sehingga para pegawai yang mengikuti pelatihan dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan mengimplentasikan sistemnya agar bisa menjaga integritas.

“Kita ingin para pegawai dapat mempraktekkan, ini (pesertanya, red) auditor semua. Sehingga harus mempraktekkan betul-betul dan jangan mau disuap, karena tugasnya memeriksa dan mengaudit,” imbuhnya.

Sementara, Plt Inspektur Daerah Provinsi Banten Sitti Maani Nina menyampaikan, pelatihan SMAP tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta mengenai penerapan sistem manajemen yang efektif untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani penyuapan di Lingkungan Inspektorat Daerah Provinsi Banten.

Baca Juga :  Ini Alasan Paguyuban Pedagang Pasar Anyar Dukung Andra Soni-Dimyati

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam penguatan dalam melakukan pengawasan, serta ini juga bertujuan membangun budaya organisasi yang berintegritas dan anti korupsi,” ujarnya.

Selanjutnya, Nina menyampaikan pelatihan tersebut diikuti 34 peserta terdiri dari Inspektur, Pejabat Struktural,  Auditor, Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD) dan Sekretariat. Kegiatan itu dilaksanakan selama 2 hari, dimulai 10-11 Maret 2025.

“Kita ingin pembinaan dan pengawasan lebih masif lagi, jadi bisa secara menyeluruh dilakukan. Karena tidak bisa sendiri, jadi pemerintah bersama dengan stakeholder lainnya dengan dunia usaha dan masyarakat semua harus bergerak,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRD Kota Serang Sesali Minimnya Sosialisasi Belasan Ribu Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan

Daerah

Bupati Pandeglang: Bangun Generasi Hebat Dimulai dari Kesehatan yang Terjaga Sejak Dini

Daerah

Erza Erdiansyah Terpilih sebagai Ketua Afkot Cilegon 2025-2029

Daerah

Hari Ini 8 Calon Anggota Bawaslu Banten Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan

Daerah

MTQ Tingkat Provinsi Banten Akan Dimulai, Al Muktabar Kukuhkan Ratusan Dewan Hakim 

Daerah

Pengembangan Tahura, Tahun Ini DLHK Banten Bangun Akses Jalan dan Kawasan Pasanggrahan

Daerah

Al Muktabar Lepas Satgas Operasi PAM Pulau Terluar

Daerah

Satu Lantai RSUD Banten Disulap Jadi Tempat Ruang Belajar Calon Dokter