BagusNews.Co – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Taktakan secara resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2025-2030.
Pelantikan yang bertempat di Aula Pondok Pesantren Al-Dzikri, Kota Serang, ini mengusung tema yang sarat makna, ‘Khidmat NU untuk Taktakan Maju’.
Acara yang digelar pada Minggu, 4 Januari 2026 itu tidak hanya menjadi seremoni pelantikan pengurus MWC NU Taktakan, tetapi juga sekaligus mengukuhkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Taktakan, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), serta Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nahdlatul NU (LASQI NU) Taktakan untuk periode yang sama.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang KH. Saifun Nawasi memimpin langsung jalannya prosesi pelantikan. Ia secara resmi melantik jajaran pengurus MWC NU Taktakan dan PRNU se-Taktakan dalam sebuah acara yang berlangsung serentak.
Susunan kepemimpinan MWC NU Taktakan yang baru dilantik mencakup Rois Syuriah KH. Wawan Sumarwan, Khatib Syuriah Ustadz Sudirman, dan Ketua Tanfidziyah atau Ketua MWC NU Taktakan, Kyai Abdul Hanan.
Dalam pidato sambutannya, KH. Saifun Nawasi menekankan pentingnya tema ‘Khidmat NU untuk Taktakan Maju’ sebagai landasan spiritual dan motivasi bagi para pengurus NU.
Ia menggarisbawahi bahwa tema ini harus menjadi spirit pengabdian yang menguatkan peran organisasi di tengah masyarakat, mencakup berbagai aspek kehidupan seperti keagamaan, pendidikan, sosial, dan kebudayaan.
“Semangat mengabdi kepada NU harus kita perkuat sesuai perannya masing-masing di tengah masyarakat,” ujar KH. Saifun Nawasi, menekankan perlunya setiap pengurus menjalankan amanah sesuai dengan kapasitasnya demi kemaslahatan umat.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis yang mampu memperkuat khidmat Nahdlatul Ulama dalam melayani umat dan masyarakat.
Hal itu sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah yang menjadi pondasi utama organisasi.
Diharapkan, kepengurusan baru ini mampu membawa dampak positif yang signifikan bagi Kecamatan Taktakan.
Menyikapi amanah baru, Kiai Abdul Hanan, Ketua Tanfidziyah MWC NU Taktakan yang baru saja dilantik, menyatakan komitmen kuat untuk mewujudkan tema yang diusung.
Ia menegaskan bahwa tema tersebut menjadi komitmen bersama seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat sinergi antar badan otonom (banom) NU.
“Sinergi MWC NU, PRNU, lembaga-lembaga NU, serta pemerintah daerah harus kita perkuat demi terwujudnya Kecamatan Taktakan yang religius, maju, dan berdaya,” tegasnya.
Hal itu menegaskan pentingnya kesadaran akan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih luas, yaitu menciptakan Kecamatan Taktakan yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki daya saing dan kemajuan yang pesat. (Red/Roy)







