Home / Daerah

Senin, 26 Januari 2026 - 17:14 WIB

Tanggap Darurat Banjir, Santri Ponpes Al-Fattah Tigaraksa Kabupaten Tangerang Dievakuasi

Evakuasi puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fattah yang terdampak banjir di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa l Dok. Istimewa

Evakuasi puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fattah yang terdampak banjir di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Polsek Tigaraksa bekerja sama dengan unsur Forkopimcam dan BPBD Kabupaten Tangerang, melakukan evakuasi terhadap puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fattah yang terdampak banjir di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa.

Evakuasi tersebut dilakukan pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, setelah banjir membuat akses keluar-masuk pondok pesantren terendam, mengganggu aktivitas santri dan berpotensi membahayakan keselamatan mereka.

Dalam proses evakuasi yang dilakukan menggunakan dua unit perahu kano, sebanyak 80 santri dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Evakuasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana, bersama Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied.

Baca Juga :  Polresta Tangerang Sita Ribuan Botol Miras dan Obat Keras Ilegal

Dukungan dari personel BPBD Kabupaten Tangerang, PMI, FAJI, dan Karang Taruna turut memperlancar proses evakuasi, meskipun genangan air di sekitar lokasi cukup tinggi. Berkat koordinasi yang baik dan kesiapan semua pihak, evakuasi berlangsung lancar dan aman.

“Evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat aparat bersama pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Made.

Ia menambahkan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dan proses pengungsian dilakukan ke tempat yang lebih aman. Hal ini sesuai arahan dari Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Baca Juga :  Cuaca Ektrem, PLN Siaga Antisipasi Dampak Banjir dan Imbau Masyarakat Waspada Bahaya Kelistrikan

Made juga menyampaikan bahwa Polsek Tigaraksa terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan tetap memantau situasi dan mengambil langkah-langkah preventif guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Selain itu, Made mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir, agar tetap waspada dan segera melapor kepada aparat apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan dan mengurangi risiko kerugian yang lebih besar. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Ciwandan, Ini Pesan Ketua DPRD Banten Untuk Pemudik

Daerah

Terima Audiensi DPD RI Perwakilan Banten, Pj Gubernur A Damenta : Kami Terima Masukan dan Kebijakan Untuk Masyarakat

Daerah

Polda Banten Tangkap Penyebar Konten Fitnah di Media Sosial, Dua Orang Jadi Tersangka

Daerah

Basarnas Banten Selamatkan Enam Nelayan yang Terjebak di Perairan Pulau Pamujaan

Daerah

Gelar Halalbihalal, KP3B Deklarasi Dukung Zakiyah-Najib dalam PSU Pilkada Kabupaten Serang

Daerah

Al Muktabar Lepas 22 Bus Program Mudik Gratis 2024 Provinsi Banten

Daerah

Sekda Banten Deden Apriandi Tekankan Belanja Daerah Selaras dengan Asta Cita

Daerah

Gelar Aksi! Mahasiswa Desak Pemkab Pandeglang Tuntaskan Masalah Pendidikan