Home / Daerah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:56 WIB

Apem Putih Kadububang Jadi Primadona Takjil Ramadan

Kue apem putih buatan Wiwi | Dok. Difeni - BNC

Kue apem putih buatan Wiwi | Dok. Difeni - BNC

BagusNews.Co – Memasuki hari ke-16 Ramadhan, apem putih khas Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Pandeglang, kembali menjadi primadona menu buka puasa warga setempat.

Kue tradisional ini terbuat dari tepung beras dan tape singkong, menghasilkan tekstur lembut kenyal dengan rasa manis gurih yang unik berbeda dari apem biasa yang cenderung hambar.

Apem putih, yang juga dikenal sebagai apem bohay atau apem Cimanuk, selalu disajikan lengkap dengan kinca gula aren cair yang semakin menggugah selera.

Baca Juga :  Kapal Kandas Hingga Fasilitas Pelabuhan Merak Rusak

Pelaku UMKM Wiwi mengaku kebanjiran pesanan selama beberapa hari terakhir, terutama untuk acara buka puasa bersama (bukber) kalangan pejabat Pandeglang.

“Alhamdulillah, ramai terus, apalagi pesanan bukber,” ucapnya saat ditemui di tokonya, Jumat, 6 Maret 2026.

Di Pandeglang, apem putih selalu diburu begitu azan Maghrib berkumandang, terutama yang dibungkus daun pisang untuk takjil pinggir jalan. Kuliner ini bahkan pernah jadi santapan favorit Sultan Banten di masa lampau, dengan produksi yang melonjak selama Ramadhan.

Baca Juga :  Pemprov Banten Dukung Pembangunan Sekolah Garuda dan Sekolah Terintegrasi di Pandeglang

“Hari biasa juga laku, alhamdulillah ada saja yang beli. Tapi yang paling ramai ya saat bulan puasa seperti sekarang,” tambahnya.(Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

28 CPNS Formasi 2025 Resmi Dilantik Jadi PNS, Bupati Dewi Ingatkan Disiplin dan Integritas

Daerah

KPK Nilai Layanan Publik di Kota Serang Belum Bagus

Daerah

Sebelum Daftar ke KPU, Andika-Nanang Gelar Deklarasi Bersama 6 Parpol

Daerah

Pendiri Fekraf Usulkan Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif Banten ke DPRD

Daerah

Gelar Aksi di Depan Gedung Dewan, Mahasiswa Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan

Daerah

Budi Rustandi Dorong PT KAI Bangun Jalur KRL Hingga Kota Serang

Daerah

Musim Tanam Kedua, Serangan Penyakit Kresek Ancam Puluhan Hektare Sawah di Kabupaten Serang

Daerah

Al Muktabar Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten