Home / Daerah

Jumat, 18 April 2025 - 11:12 WIB

Bawaslu Ungkap Kronologi Dugaan Praktik Money Politics di Kecamatan Mancak

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Serang Abdul Holid saat diwawancarai wartawan l Dok. Dwi MY-BNC

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Serang Abdul Holid saat diwawancarai wartawan l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang memberikan penjelasan mengenai tuduhan praktik politik uang atau money politics yang terjadi di Kecamatan Mancak.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Serang Abdul Holid mengungkapkan, pihaknya pertama kali menerima laporan mengenai dugaan pelanggaran tersebut dari aparat kepolisian dari Polsek Mancak.

“Terkait dengan itu (dugaan politik uang) awalnya memang dari teman-teman Polsek Mancak ya,” ungkap Holid saat ditemui wartawan setelah rapat koordinasi di kantor KPU Kabupaten Serang pada Kamis sore, 17 April 2025.

Dalam penjelasannya, Holid melanjutkan bahwa mereka segera berkoordinasi dengan Kapolsek Mancak setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai rencana perkumpulan di lokasi tertentu.

“Terus kemarin juga kita langsung datang ke Polsek Mancak ketemu dengan kapolsek-nya, beliau menjelaskan awalnya memang dapat informasi dari warga bahwa akan adanya perkumpulan,” tambahnya.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru 2026, Bank bjb KCK Banten Sosialisasikan Program DPLK

Kapolsek tersebut, lanjutnya, berupaya menjaga kondisi keamanan terutama menjelang digelarnya pemungutan suara ulang (PSU), sehingga memerintahkan anggotanya untuk mengawasi tempat berkumpul tersebut.

Setelah melakukan pengecekan, pihaknya menemukan sebuah villa yang digunakan sebagai lokasi perkumpulan, yang melibatkan dua mantan kepala desa.

“Kemudian karena terindikasi terkait dengan PSU ini maka dibawalah dua terduga pelaku ini ke Polsek Mancak,” jelas Holid.

Selanjutnya, Bawaslu Kabupaten Serang berkoordinasi dengan pihak pengawas pemilu tingkat kecamatan untuk mengonfirmasi kebenaran mengenai dugaan praktik politik uang di perkumpulan tersebut.

“Kemudian menginformasikan ke Gakkumdu Kabupaten Serang unsur Polres Cilegon,” tuturnya.

Salah satu point penting yang diungkapkan Holid adalah bahwa pengawasan terkait dugaan politik uang seharusnya menjadi tugas Bawaslu, bukan kepolisian.

“Bawaslu Kabupaten Serang saat itu langsung menginstruksikan kepada jajaran pengawas pemilu tingkat kecamatan untuk menjemput terduga pelaku di Polres Cilegon,” tuturnya.

Baca Juga :  Warga Dokumentasikan Surat Suara yang Dicoblos, Bawaslu Kabupaten Serang Kerahkan Panwascam dan Pengawas TPS

Lebih lanjut, terduga tersebut dibawa ke sekretariat Panwascam Mancak untuk dimintai keterangan mengenai pertemuan tersebut.

Namun, Holid menyatakan bahwa pihaknya tidak menemukan barang bukti berupa uang selama penyelidikan.

“Kan informasinya itu ada money politics, tapi kami pastikan uang itu tidak ada, tidak kami temukan,” ungkapnya.

Sebagai tindakan pencegahan, Bawaslu masih melakukan penelusuran untuk mencari keterangan lebih lanjut tentang kabar ini.

“Nah mulai kemarin teman-teman Panwascam sudah minta keterangan beberapa orang terkait keterangan tersebut,” jelas Holid.

Ia juga menginformasikan bahwa penelusuran ini memiliki batas waktu maksimal tujuh hari, menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Dalam penutupan, Holid menegaskan bahwa dugaan adanya praktik politik uang tidak ditemukan dalam kasus ini.

“Tapi bahwa ada dugaan money politics, nah itu tidak ada berupa uang, serangan fajar, maupun sebagainya,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Distan Banten Siapkan 1 Juta Bibit Dalam Gerakan Tanam Cabai Bersama TP-PKK

Daerah

Krisis Listrik di Pulau Tunda, Warga Harapkan Solusi dari Pemerintah Selain Energi Diesel

Daerah

1.600 RTLH di Kota Serang Bakal Direnovasi, Demi Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Daerah

Pelepasan Jemaah Haji Kloter 39 di Kabupaten Serang, Usia Termuda 18 Tahun

Daerah

Pemkot Serang Bahas Jam Operasional Rumah Makan Selama Ramadan

Daerah

Tiga Bulan Kota Serang Dilanda Kekeringan, Syafrudin Salat Istisqa Berjamaah

Daerah

Banten Belum Capai Target Pelayanan Adminduk, Kemendagri Beri Waktu Hingga Akhir Tahun 2023

Daerah

Pemprov Banten Siapkan Sarana Prasarana Dukung Geopark Nasional Ujug Kulon