Home / Daerah / Hukum / Pendidikan / Politik

Selasa, 29 April 2025 - 18:42 WIB

Dialog Pembangunan, PMII Kota Serang Tekankan Keterlibatan Masyarakat dalam Musyawarah Publik

Pelaksanaan diskusi publik dengan tema ‘Membangun Kota Serang Menuju Kota Madani’ yang digelar PC PMII Kota Serang l Dok. Istimewa

Pelaksanaan diskusi publik dengan tema ‘Membangun Kota Serang Menuju Kota Madani’ yang digelar PC PMII Kota Serang l Dok. Istimewa

Dialog Pembangunan, PMII Kota Serang Tekankan Keterlibatan Masyarakat dalam Musyawarah Publik

BagusNews.Co – Dalam momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-65, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang mengadakan sebuah diskusi publik dengan tema ‘Membangun Kota Serang Menuju Kota Madani’.

Acara ini dilangsungkan pada Selasa, 29 April 2025 di kantor PCNU Kota Serang, Cipocok Jaya, dan dihadiri oleh puluhan kader PMII, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah.

Diskusi ini diwarnai rasa kekecewaan akibat ketidakhadiran sejumlah pejabat penting, seperti Walikota Serang dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Ketidakhadiran tersebut menjadi sorotan tajam dari peserta dan panitia. Penanggung jawab kegiatan, Yusuf, mengungkapkan ketidakpuasannya.

Ia menekankan pentingnya dialog antara mahasiswa dan masyarakat dengan para pengambil kebijakan untuk menyampaikan pandangan serta kritik dalam pembangunan daerah.

“Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran pejabat utama. Padahal, masyarakat dan mahasiswa ingin mendengar langsung arah pembangunan dari para pengambil kebijakan,” tegas Yusuf sebagaimana rilis yang diterima BagusNews.Co pada Selasa, 29 April 2025.

Baca Juga :  Pemprov Banten Ajak Semua Pihak Berperan Dalam Upaya Pengendalian Inflansi

Meski tanpa kehadiran pejabat utama, diskusi tetap berlangsung dengan menghadirkan tiga pemateri, yaitu Sarkinah perwakilan dari Dinas Koperasi dan Perindustrian Kota Serang, Lily Muslihat perwakilan dari Bappeda, dan Anah sebagai perwakilan Walikota Serang.

Namun, para pemateri menegaskan bahwa mereka bukanlah pimpinan utama dan tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan keputusan resmi.

Lily Muslihat, perwakilan dari Bappeda, menyatakan bahwa partisipasi publik sangat penting dalam proses pembangunan dan berharap PMII serta masyarakat tetap memberikan masukan konstruktif. Hal serupa diungkapkan Sarkinah, yang menegaskan pentingnya dukungan terhadap pengembangan UMKM lokal.

Ketua PC PMII Kota Serang Rohati dalam sambutannya mengajak kader untuk tetap kritis dan aktif dalam proses pembangunan. Ia menekankan bahwa peran mahasiswa seharusnya bukan hanya sebagai penonton.

“PMII harus jadi agen perubahan dan pengawal pembangunan. Kami tidak ingin pembangunan Kota Serang hanya jadi wacana tanpa melibatkan suara masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerakkan PPPK ke KDKMP, Pemkab Pandeglang Lakukan Pemetaan

Lebih lanjut, Rohati juga mengajak elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Ia menekankan bahwa kemajuan daerah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

“Pemerintah butuh dikawal, bukan dimusuhi. Tapi kalau tidak hadir saat masyarakat ingin berdiskusi, ini tentu jadi catatan serius,” tambahnya.

Diskusi ini menciptakan ruang terbuka bagi mahasiswa untuk mengemukakan ide dan kritik. Peserta aktif berdialog dan memberikan pandangan mengenai tantangan pembangunan di Kota Serang, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga pemerataan fasilitas publik.

Sebagai penutup, Rohati menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi isu-isu strategis daerah.

“Kami akan terus hadir, menyuarakan kepentingan rakyat, dan memastikan pembangunan Kota Serang berjalan adil dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Diskusi publik ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih memiliki peran signifikan dalam demokrasi lokal. Meskipun pejabat utama tidak hadir, PMII tetap komitmen untuk bergerak dan menjadi mitra kritis bagi pemerintah dalam mewujudkan visi Kota Serang yang madani. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Forkopimda Banten dan Kota Serang Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Perayaan Natal

Daerah

Pemprov Banten dan PLN Wujudkan Net Zero Emission 2060

Daerah

Kelangkaan Gas LPG 3 Kilogram di Kabupaten Serang, Dewan Minta Pemkab Ambil Tindakan

Daerah

Banten Belum Capai Target Pelayanan Adminduk, Kemendagri Beri Waktu Hingga Akhir Tahun 2023

Daerah

Data Dapodik Tak Sinkron, Pemkot Serang Kena Tegur Bappenas RI

Daerah

‎FKPN Serang Utara Kembali Tolak Revisi RTRW: Alih Fungsi Pesisir Bentuk Perampasan Ruang Hidup

Politik

Rumah Kemenangan Prabowo-Gibran Jadi Posko Bersama Para Relawan Provinsi Banten

Daerah

Pemkab Serang Peringkat II Anugerah Keterbukaan Informasi Publik