Home / Daerah

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:47 WIB

Kepala Sekolah Dasar di Cilegon Ikuti Pelatihan Pembelajaran Kecerdasan Artifisial

BagusNews.Co – Sebanyak 29 kepala sekolah dan 30 guru dari berbagai sekolah sasaran, yang mendapatkan Dana BOS Kinerja maupun BOS Reguler mengikuti Pembelajaran Mendalam dan Koding serta Kecerdasan Artifisial (AI) di SDN Kubang Sepat I Kota Cilegon.

Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial tersebut diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) bagi para kepala sekolah dan guru di Kota Cilegon awal Agustus 2025.

Kepala SDN Kubang Sepat I sekaligus panitia pelaksana kegiatan, Milhah menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama menyosialisasikan dan mengimplementasikan pembelajaran mendalam serta pengenalan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) di lingkungan pendidikan dasar.

“Tujuan kegiatan ini agar guru dan kepala sekolah memahami secara utuh apa itu pembelajaran mendalam dan bagaimana koding serta kecerdasan artifisial dapat diterapkan. Setelah memahami konsepnya, para peserta diharapkan bisa menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran,” kata Milhah dalam rilis yang diterima BagusNews pada Senin, 4 Agustus 2025.

Baca Juga :  Polres Cilegon Bangun 16 Jembatan Merah Putih Presisi untuk Warga

Milhah melanjutkan, salah satu lokasi utama kegiatan adalah SDN Kubang Sepat I, yang juga menjadi tempat pelaksanaan untuk wilayah Kecamatan Cibeber, Cilegon, Citangkil, dan Ciwandan.

“Jadi kalau untuk pembelajaran mendalam itu untuk kota Cilegon di SDN Kubang Sepat I dan SDN Blok C. Sedangkan KKA kegiatannya di SD Raudhatul Jannah. Pelatihan untuk Kepala Sekolah selama lima hari sedangkan untuk guru sampai enam hari,” terangnya.

Salah satu pemateri, Ahsani menjelaskan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan terkait pembelajaran mendalam yang menekankan pada delapan dimensi profile kelulusan itu yang harus diterapkan sekolah.

Baca Juga :  IRT Bekali Pelajar Cilegon dengan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif

“Dan juga ada kerangka kerja termasuk di dalamnya kerangka kerja pembelajaran mendalam yang diantaranya adalah delapan dimensi profile kelulusan, prinsip utama pembelajaran mendalam, jenis pengalaman belajar, dan kerangka pembelajaran mendalam. Ini semua harus diterapkan di sekolah,” jelas Ahsani.

Melalui kegiatan ini, ia berharap kepala sekolah dapat memberikan pembelajaran yang mampu mengarahkan gurunya untuk menerapkan pembelajaran mendalam secara efektif di kelas.

“Semoga dengan pelatihan ini, kepala sekolah bisa meramu strategi manajerial di sekolahnya agar guru-guru lebih siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan mengembangkan kompetensi pada siswa,” tutup Ahsani. (Red/Arise)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dianggap Tidak Sah, Karang Taruna Kabupaten Serang Akan Gelar Temu Karya Ulang

Daerah

Dindikbud Banten Dapat Penghargaan dari KemenkumHam

Daerah

Tekan Angka Kematian Akibat Penyakit Tidak Menular, Dinkes Banten Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

Daerah

BPS Catat Sektor Pariwisata di Provinsi Banten Meningkat

Daerah

Dikeluhkan Wisatawan, Pemkot Serang Bakal Tertibkan PKL Tamansari

Daerah

Ratusan Siswa SD Pandeglang Ramaikan Lomba Polisi Cilik

Daerah

Kapolresta Serang Kota Dimutasi Menjadi Kabid Humas Polda DIY

Daerah

Dinilai Sukses, KPU Banten Apresiasi Penyelenggaraan PSU Pilkada Kabupaten Serang