Home / Daerah

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:59 WIB

Update Banjir Patia Pandeglang, 160 Keluarga Terdampak dan Aktivitas Lumpuh Total

Kodisi banjir terkini di Kampung Tabur, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu, 17 Desember 2025. | Dok.Difeni-BNC

Kodisi banjir terkini di Kampung Tabur, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu, 17 Desember 2025. | Dok.Difeni-BNC

BagusNews.Co – Kampung Tabur, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang menjadi pusat perhatian setelah dilanda banjir bandang yang tiba-tiba menyapu wilayah tersebut pada Rabu 17 Desember 2025.

Musibah ini menyebabkan 160 kepala keluarga terisolasi dan aktivitas warga lumpuh total akibat genangan air yang mencapai 50 hingga 70 sentimeter. Banjir ini tidak hanya merendam rumah dan sawah, tetapi juga mengganggu lalu lintas dan kegiatan ekonomi warga setempat.

Berdasarkan pantauan BagusNews.Co, banjir yang melanda secara mendadak ini membuat warga setempat tidak mampu melakukan aktivitas seperti biasanya.

Baca Juga :  Banjir di Gang Buntu Kota Tangerang, Tim Evakuasi Bayi Berumur Tiga Hari

Sebagian besar warga yang bergantung pada pertanian mengalami kerugian besar karena sawah padi mereka yang hampir panen terendam air.

Pekerja harian dan petani pun tidak bisa beraktivitas, sementara kendaraan roda dua dan empat tidak dapat melintas di jalan utama yang terendam banjir. Kondisi ini menyebabkan warga terkurung di rumah masing-masing dan menunggu air surut.

Salah satu korban, Suparman (45), petani lokal, mengungkapkan rasa frustrasinya.

“Warga sudah enggak bisa ke mana-mana. Kerja terhenti, bertani mustahil, kendaraan pun tak bisa lewat. Semuanya cuma bisa di rumah aja, nunggu air surut,” ujarnya sambil menunjukkan rumahnya yang basah kuyup akibat banjir.

Baca Juga :  Pemkab Serang Tingkatkan Koordinasi Lintas Sektor Jelang Libur Nataru

Selain dampak ekonomi, banjir ini juga berdampak besar terhadap pendidikan anak-anak di kampung tersebut. Pihak sekolah mengeluarkan kebijakan darurat untuk meliburkan siswa SD dan SMP karena jalanan yang terendam dan berbahaya.

“Anak-anak sekolah juga diliburkan. Airnya tinggi banget, takut kejadian tak diinginkan seperti terseret arus atau tergelincir,” kata salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Hingga saat ini, warga berharap agar banjir segera surut agar mereka bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Budi Rustandi Sambangi Kantor Setda Kota Serang

Daerah

Warga Ciandur Pandeglang Senang Dengar Jalan Desa Mereka Akan Dibangun Lewat Program Bang Andra

Daerah

Kasus Money Politics PSU Pilkada Kabupaten Serang, Bawaslu Tunggu Hasil Penyidikan

Daerah

Terima 5 Penghargaan BKN, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: ASN Memberikan Pelayanan Maksimal Bagi Masyaraka

Daerah

KIM Provinsi Banten Mulai Susun Strategi Pemenangan Prabowo – Gibran

Daerah

Walikota Serang dihadiahi Peluncuran Buku Biografinya Sebagai Kado Pada Usia 60 Tahun

Daerah

Ikut Retret Kepala Daerah, Gubernur Bantsen Andra Soni Bicara Intervensi Pembangunan Jalan hingga Desa 

Daerah

Tingkatkan Layanan Publik, Pemkot Cilegon Dorong Aktivasi Identitas Kependudukan Digital