BagusNews.Co – Alun-alun Kota Serang akan dirombak total pada Maret 2026 dengan perkiraan anggaran Rp48,6 miliar dari APBD Kota Serang.
Penataan kawasan ini upaya pemerintah daerah dalam menata kota dan menjadikan Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten yang sesungguhnya.
Walikota Serang, Budi Rustandi, mengumumkan bahwa pembangunan Alun-alun Kota Serang akan digarap bulan Maret 2026 dan akan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kota Serang dan Provinsi Banten.
”Alun-alun akan kita bangun dan itu akan menjadi ikon besar Kota Serang, sekaligus menjadi ikon Provinsi Banten yang sesungguhnya,” ujarnya, Sabtu, 24 Januari 2026.
Menurutnya, Alun-alun Kota Serang akan menjadi tempat yang nyaman dan indah bagi masyarakat untuk berkumpul dan beraktivitas.
Tidak hanya itu, Alun-alun Kota Serang juga akan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Provinsi Banten.
”Pembangunan Alun-alun Kota Serang ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi daya tarik wisatawan,” ucap Budi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan perencanaan pembangunan Alun-alun masih dalam proses pematangan.
”Perencanaan sudah ada, tinggal pematangan, baru kita letakkan. Karena proses perencanaan konsultan pengawasan terlebih dahulu,” ujarnya.
Ia menyebut anggaran pembangunan Alun-alun Kota Serang mencapai Rp48,6 miliar, dari APBD Kota Serang.
”Dari APBD Kota Serang. Totalnya kalau dari pagu itu Rp48,6 miliar,” ungkapnya.
Pihkanya juga akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora).
Beberapa fasilitas yang akan diperbaiki dan dipertahankan antara lain lapangan tenis, GOR bulutangkis, dan monumen perjuangan.
”Monumen perjuangan (di antara Alun alun Barat dengan Alun alun Timur) akan diperbaiki. Dikemas juga supaya menjadi ikonnya Kota Serang,” kata Iwan.
Lelang untuk pembangunan Alun-alun Kota Serang akan dilakukan pada bulan Maret, dan diharapkan dapat selesai pada tahun ini.
”Penyelesaiannya juga tahun ini, selesai enggak selesai. Sebetulnya menunggu proses perencanaan di lelang, tapi ini sudah berjalan,” tandasnya. (Red/ Roy)







