BagusNews.Co – Kebakaran hebat terjadi di kawasan Jalan Raya Perancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, pada Rabu, 25 Februari 2026, yang menghanguskan sembilan lapak barang bekas. Kebakaran diduga kuat disebabkan oleh aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh salah satu pekerja di salah satu lapak.
“Informasi yang kami terima, ada salah satu pelapak yang melakukan pembakaran sampah namun tidak terkendali. Akibatnya, api merembet ke barang-barang yang mudah terbakar dan meluas ke lapak lainnya,” kata Andia S. Rahman, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang.
Dampak dari insiden ini cukup luas, tidak hanya menyebabkan kerugian materi berupa sembilan lapak barang bekas yang hangus terbakar, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat sekitar.
Dalam kejadian tersebut, banyak material yang terbakar, seperti plastik, kain, dan rongsokan, yang sangat mudah terbakar dan mempercepat penyebaran api. Api sulit dipadamkan dalam waktu singkat karena faktor angin kencang yang memperburuk kondisi di lapangan.
Andia menuturkan, BPBD Kota Tangerang menerjunkan sedikitnya delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 50 personel ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman juga dibantu oleh dua unit armada dari Kabupaten Tangerang.
Kendala utama yang dihadapi petugas adalah kemacetan lalu lintas yang panjang, mengingat lokasi kejadian berada di jalur utama menuju kawasan industri Dadap.
Selain itu, asap pekat yang membumbung dari material plastik dan karet menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatan bagi warga yang berada di sekitar area kebakaran.
“Melihat dampak asap yang timbul, ini bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Kami mengimbau warga untuk tidak menonton dan segera menjauh dari area terdampak,” tegas Andia.
Upaya pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa api yang kembali menyala, mengingat potensi bahaya yang tetap mengintai.
Kejadian ini memperlihatkan betapa pentingnya kesadaran akan bahaya yang timbul dari aktivitas pembakaran sampah sembarangan, terutama di area yang padat dan berisiko tinggi.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dilaporkan, insiden ini menimbulkan keprihatinan akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan bahaya kebakaran.
BPBD Kota Tangerang mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama di area yang berisiko tinggi terhadap material mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Red/Munjul)







