BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,8 miliar untuk perbaikan jalan rusak di tahun 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, menyampaikan bahwa perbaikan jalan terbaru menyasar sedikitnya empat titik yang mengalami kerusakan berada di Kecamatan Walantaka dan Kecamatan Serang.
Pekerjaan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat serta hasil pemantauan langsung tim di lapangan.
”Yang kemarin dilaksanakan ada kurang lebih empat titik di Walantaka dan Kaligandu Kecamatan Serang. Beberapa titik lain juga tersebar, semuanya pemeliharaan,” ujar Iwan, Kamis, 5 Maret 2026.
Iwan menjelaskan seluruh pekerjaan yang berjalan saat ini merupakan kegiatan pemeliharaan jalan, dengan penanganan dilakukan sesuai tingkat kerusakan di masing-masing lokasi.
Panjang ruas yang diperbaiki tidak disamaratakan. Penanganan dilakukan sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
”Kalau rusaknya 300 meter, ya kita kerjakan 300 meter. Tidak mungkin rusaknya segitu lalu dikerjakan satu kilometer. Prinsipnya sesuai kondisi,” katanya.
Untuk tahun ini, lanjut dia, anggaran pemeliharaan jalan dialokasikan sebesar Rp4,8 miliar yang bersumber dari APBD Kota Serang.
Ia juga menyebutkan bahwa persentase jalan mantap di Kota Serang saat ini berada di angka 82 persen. Artinya, masih ada sekitar 18 persen ruas jalan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Angka tersebut ditargetkan terus membaik seiring pelaksanaan betonisasi di sejumlah titik. Tapi untuk mencapai kondisi lebih optimal, diperlukan dukungan anggaran yang memadai.
”Untuk 2026 kemungkinan belum sepenuhnya tuntas. Mudah-mudahan 2027 bisa lebih maksimal. Kita akan rekap lagi sisa persentasenya supaya penanganannya lebih terarah,” ucap Iwan.
DPUPR Kota Serang memastikan perbaikan akan terus dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada ruas-ruas yang dinilai paling membutuhkan penanganan. (Red/ Roy)







