Home / Daerah

Senin, 9 Maret 2026 - 17:42 WIB

Banjir di Gang Buntu Kota Tangerang, Tim Evakuasi Bayi Berumur Tiga Hari

Tim gabungan lakukan evakuasi bayi yang berusia tiga hari di Gang Buntu, Kelurahan Tajur, Kota Tangerang l Dok. Istimewa

Tim gabungan lakukan evakuasi bayi yang berusia tiga hari di Gang Buntu, Kelurahan Tajur, Kota Tangerang l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Petugas Petugas Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Ciledug bersama personel Koramil 04 Ciledug melakukan evakuasi bayi yang terjebak banjir di Gang Buntu, RW 09, Perumahan Puri Kartika Baru, Kelurahan Tajur, Kota Tangerang, Minggu, 8 Maret 2026.

Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Ciledug Agung Wibowo menjelaskan, tim gabungan terpaksa melakukan evakuasi melalui jalur tidak konvensional.

“Lantai satu sudah terendam banjir dengan ketinggian sekitar 100 sentimeter, jadi tidak memungkinkan lewat pintu bawah. Kami evakuasi dari kamar lantai dua, keluar lewat jendela, lalu menjangkau genting rumah untuk menuju perahu evakuasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Demi Keamanan Libur Nataru, Pemkab Serang Larang Perjalanan dan Cuti ASN

Ia mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat usia bayi yang sangat rentan. Petugas mengevakuasi bayi secara estafet dari tangan ke tangan, memastikan posisinya tetap stabil dan aman selama proses berlangsung.

“Dilakukan secara estafet dengan penuh kehati-hatian. Mulai dari orang tua bayi, diserahkan ke anggota Trantib, kemudian diteruskan ke anggota Koramil 04 Ciledug yang sudah bersiap di atas perahu evakuasi,” tambah Agung Wibowo.

Agung menjelaskan, keputusan untuk mengevakuasi bayi tidak diambil sembarangan. Petugas dan keluarga berupaya menjamin keselamatan bayi di tengah kondisi yang mendesak akibat banjir yang datang secara cepat dan tiba-tiba.

Baca Juga :  Pemkot Serang Bakal Bangun JPO Digital, Dukung Kehadiran Alun-alun Baru

Ketersediaan stok makanan dan perlengkapan bayi di rumah menjadi terbatas, sehingga evakuasi menjadi solusi terbaik untuk menghindari risiko kesehatan dan keselamatan.

Saat ini, bayi bersama anggota keluarganya telah dipindahkan ke rumah sanak saudara yang aman dari dampak banjir. Sementara itu, ayah bayi memilih tetap tinggal di lantai dua rumah guna menjaga harta benda mereka dari kerusakan. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Business

Sambut Tahun Baru 2026, Bank bjb KCK Banten Sosialisasikan Program DPLK

Daerah

BPOM Temukan Penggunaan Bahan Berbahaya pada Sejumlah Produk Pangan di Pasar Serpong

Daerah

Realisasi Investasi Banten Tembus Rp130,2 Triliun, Dimyati Tekankan Perlindungan Iklim Usaha

Daerah

Ibu Tunaikan Haji, Begini Kronologi Kasus Pencabulan oleh Ayah Tiri di Serang

Daerah

Al Muktabar Dilantik Menjadi Deputi di Kementerian Sesneg

Daerah

Raih Penghargaan Debitur Terbaik Tiga Tahun Berturut-turut, PLN Fokus Tingkatkan Layanan Pelanggan

Daerah

Tiga Kepala OPD Kota Serang Dirotasi, BKPSDM: Bukan Karena Buruk, Tapi untuk Percepatan Pembangunan

Daerah

Pekan Kedua April 2026, Pemkot Serang Terapkan WFH Bagi ASN Setiap Jumat