Home / Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:05 WIB

Olimpiade Tingkat Kota Serang, Cetak Generasi Unggul dan Berdaya Saing Demi Indonesia Emas 2045

Para peserta lomba O2SN, OSN, OPSI, dan FLS3N tahun 2026 tingkat Kota Serang yang diselenggarakan di lapangan SMPN 10 Kota Serang I Dok. Roy-BNC

Para peserta lomba O2SN, OSN, OPSI, dan FLS3N tahun 2026 tingkat Kota Serang yang diselenggarakan di lapangan SMPN 10 Kota Serang I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi membuka rangkaian kegiatan ajang pengembangan kreativitas dan potensi peserta didik yang diikuti oleh seluruh siswa SMP, baik negeri maupun swasta.

‎Kegiatan ini mempertandingkan berbagai cabang kompetisi yang terbagi dalam empat kategori utama, yaitu Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), serta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N).

Pembukaan ajang tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Serang Budi Rustandi di lapangan SMPN 10 Kota Serang, Selasa, 5 Mei 2026.

‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk menjadi sarana yang mampu memicu dan menggali segenap bakat, minat, serta kemampuan yang dimiliki oleh para siswa, baik dalam bidang keilmuan, olahraga, maupun seni dan budaya.

‎Menurutnya, kegiatan ini memiliki keterkaitan yang erat dengan visi pembangunan daerah yang digagas oleh Walikota Serang, yaitu mewujudkan Kota Serang yang cerdas, berbudi luhur, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

‎”Kenapa kegiatan ini dilakukan karena sebagai ajang kreativitas siswa yang akan memantik mereka dalam kreativitas dan talenta, baik di bidang olahraga, sain, maupun seni dan budaya,” ujar Nuri.

‎”Melalui kompetisi ini, mereka diharapkan dapat menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi yang tinggi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Cegah Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Kabupaten Serang Awasi Kegiatan Menteri Desa Yandri Susanto

‎Nuri menyampaikan bahwa acara yang dilaksanakan hari ini baru merupakan tahap pembukaan, sedangkan rangkaian kegiatan perlombaan akan berlangsung secara bertahap hingga bulan Juni 2026 mendatang.

‎Peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik nantinya akan mewakili Kota Serang untuk mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional, yang diselenggarakan langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

‎“Seperti yang telah kita lakukan pada tahun-tahun sebelumnya, kita akan terus menggalakkan semangat berkompetisi ini agar siswa-siswa berprestasi kita dapat bersaing di kancah yang lebih luas,” tambahnya.

‎Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 peserta yang berasal dari seluruh SMP, baik berstatus negeri maupun swasta yang ada di wilayah Kota Serang.

‎Jumlah peserta tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku pada setiap cabang perlombaan yang dipertandingkan.

‎Dari ajang tersebut, Nuri menargetkan salah satu dari mereka bisa mewakili dan mengharumkan nama Kota Serang di kompetisi yang sama di tingkat nasional.

‎”Target saya di OSN, mereka bisa ke pusat. yang mewakili Kota Serang. Insya Allah mudah-mudahan mereka juga bisa berkompetisi,” ucapnya.

‎Selain itu, ia menegaskan bahwa tujuan penyelenggaraan ini tidak hanya sekadar memenuhi ketentuan administrasi atau formalitas semata, melainkan lebih diarahkan pada pemanfaatan ajang ini sebagai sarana efektif untuk menggali dan mengembangkan kreativitas peserta didik.

Baca Juga :  Hari Jadi Kabupaten Serang, Mahasiswa Tuntut Perbaikan Kinerja Pemerintah

‎Kompetisi semacam ini dinilai dapat diselenggarakan kapan saja sebagai upaya untuk memunculkan dan mengasah berbagai bakat yang terpendam dalam diri para siswa.

‎Nuri juga menyampaikan pesan tegas kepada seluruh dewan juri yang bertugas. Ia meminta agar proses penilaian dilaksanakan dengan prinsip objektif, adil, dan jujur.

‎Hal tersebut menanggapi kekhawatiran mengenai kemungkinan adanya praktik tidak wajar dalam proses penilaian, seperti usaha untuk memasukkan nama peserta sebagai pemenang melalui jalur khusus.

‎”Yang dimaksud objektif itu artinya seluruh rangkaian proses penilaian berdasarkan kaidah-kaidah penilaian tentang OSN, O2SN, dan FLS3N. Sementara, adil adalah tidak melihat peserta dari sekolah swasta atau pun negeri,” jelasnya.

‎Pesan serupa juga disampaikan kepada para guru pembimbing yang mendampingi peserta lomba. Mereka diharapkan dapat bersikap sportif dan menghormati keputusan yang diambil oleh dewan juri, mengingat hasil penilaian yang telah ditetapkan bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

‎”Mudah-mudahan ajang kreativitas ini menjadi sebuah penjelmaan dari sportivitas dan rasa keadilan dalam pelayanan pendidikan di Kota Serang,” tandasnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Kemajuan E-Sport Indonesia, Des Ganjar Gelar Turnamen Mobile Legends di Serang

Daerah

Kesiapsiagaan Bencana dan Libur Nataru, Camat Angsana Desak Sinergi Lintas Sektor untuk Lindungi Masyarakat

Daerah

‎Lewat CSR, Tiga Kampung Tematik Segera Ditata, Dukung Kawasan Royal Baroe

Daerah

Peringati Maulid Nabi, Warga Perumahan Bumi Banten Indah Berbagi Sembako

Daerah

Womenwear Resmi Luncurkan Koleksi Raya Series, Bukti Produk Lokal Kota Serang Berani Bersaing

Daerah

DPRD Kota Serang Sesali Minimnya Sosialisasi Belasan Ribu Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan

Daerah

Mesin Streamer Meledak di Dapur SPPG Carenang, Dua Pekerja Alami Luka Bakar

Daerah

Dindikbud Banten Raih Penghargaan Badan Publik Informatif