Home / Daerah / Hukum

Senin, 1 Juni 2026 - 10:34 WIB

Polsek Cikupa Investigasi Kebakaran Bengkel Motor di Sukamulya yang Tewaskan Seorang Perempuan

Polsek Cikupa Polresta Tangerang saat melakukan investigasi di bengkel motor di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, yang tewaskan seorang Perempuan l Dok. Istimewa

Polsek Cikupa Polresta Tangerang saat melakukan investigasi di bengkel motor di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, yang tewaskan seorang Perempuan l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Polisi dari Polsek Cikupa Polresta Tangerang mengungkapkan kronologi kejadian kebakaran yang menewaskan seorang perempuan berinisial J (19) di sebuah bengkel motor di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Kejadian bermula saat bengkel sedang melakukan perbaikan sepeda motor, dan pegawai bengkel berusaha membakar seal water pump menggunakan tabung gas portabel. Api kemudian menyambar tangki bensin motor yang sedang dibersihkan di sampingnya, menyebabkan kekacauan di lokasi kejadian.

“Awal peristiwa saat bengkel sedang memperbaiki sepeda motor. Kemudian pegawai bengkel hendak membakar seal water pump menggunakan tabung gas portable,” ujar, Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Serang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Unyur

Saat proses tersebut, api menyambar tangki bensin yang sedang dibersihkan, sehingga suasana menjadi genting. Dalam keadaan kaget dan panik, pegawai bengkel kemudian melemparkan tangki bensin yang terbakar ke dalam bengkel, yang menyebabkan api semakin membesar dan membakar bagian dalam bengkel.

“Api kemudian menyambar tangki bensin motor yang sedang dibersihkan di sebelahnya. Akibat kaget, secara spontan tangki motor yang sudah terbakar tersebut dilemparkan ke arah dalam bengkel,” kata Syamsul.

Kejadian ini membuat api menyebar dengan cepat, dan para pekerja serta pengunjung yang ada di lokasi berusaha menyelamatkan diri. Saat api melahap bengkel, korban J sedang duduk di dalam sambil bermain ponsel, bersandar di dinding kamar mandi.

Baca Juga :  Pembelian Mobil Dinas Mantan Walikota Serang Tunggu SK Pj Walikota

“Para saksi sempat berusaha menolong, namun api keburu membesar,” tuturnya. Mobil pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan mencegah penyebaran yang lebih luas. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan evakuasi dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, pihak keluarga korban menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jasad J. Mereka beranggapan peristiwa tersebut adalah musibah dan menerima kejadian tersebut sebagai takdir. Sebagai bentuk penolakan, keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan visum dan autopsi. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemendagri Jelaskan Uang Daerah di Bank sebagai Uang Kas, Bukan Disimpan

Daerah

Zakiyah Tekankan Pentingnya Sinergi dalam Penyusunan RPJMD 2025-2029

Daerah

Al Muktabar Terima Puluhan Sertipikat Tanah Aset Pemprov Banten

Daerah

Empat Tim Riset SMAN CMBBS Torehkan Prestasi Internasional di WSEEC 2026

Daerah

Pengangguran di Banten Turun, Lulusan SMA Penyumbang Tertinggi Pengangguran

Daerah

Sambut Isra Mi’raj 2024, Virgojanti: Pemprov Banten Kendalikan Harga Sembako

Daerah

Sejumlah Atlet Asal Banten Harumkan Nama Indonesia di Sea Games 2025, Andra Soni : Teruslah Menginspirasi

Daerah

Masyarakat Keluhkan Pelayanan di Samsat, Andra Soni Lakukan Evaluasi Kinerja Pegawai Pemprov Banten