Home / Daerah

Selasa, 8 November 2022 - 21:37 WIB

Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Banten Mengalami Penurunan

BagusNews.Co – Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengeluarkan berita resmi statistik No.56/11/36/Th.XVI pada Senin (7/11/2022) terkait Keadaan Ketenagakerjaan Banten Agustus 2022, diantaranya mengenai Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Banten.

Berdasarkan berita resmi statistik tersebut Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2022 sebesar 8,09 persen, turun 0,89 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2021.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan Pemerintah Provinsi Banten mengupayakan bagaimana tata kerja pembangunan di Provinsi Banten dapat terus membaik, baik itu dalam penangan TPT, Inflasi, kemiakinan serta laju pertumbuhan ekonomi.

“Kita bersyukur sekali dengan ada tren keadaan kita membaik, baik itu pengangguran, laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Dan tentu itu bukan kerja sendiri, tapi ini kerja bersama,” ungkap Al Muktabar, Selasa (8/11/2022).

Menurutnya, dengan turunnya TPT di Provinsi Banten tersebut merupakan hasil kerja bersama, baik itu Pemprov Banten, Pemerintah Kabupaten/Kota, masyarakat serta stakeholder lainnya dalam rangka proses pembangunan.

Baca Juga :  Pemkot Serang Gelar Pasar Murah Bersubsidi, Penuhi Kebutuhan Warga hingga Idul Fitri 1447 H

“Ini mudah-mudahan salah satu kegiatan yang mengisyaratkan kepada kita semua, bahwa dengan kita bersama menggiatkan tata kehidupan ini, kita akan terus bersama juga untuk mendapatkan hasilnya,” katanya.

Lebih lanjut, kata Al Muktabar, pihaknya juga turut melibatkan masyarakat dalam agenda kerja pemerintah. Selain itu, Pemprov Banten juga terus berupaya untuk dapat menjaga agenda kerja investasi yang telah ada di Provinsi Banten.

“Jadi kita berharap yang telah berinvestasi di Banten untuk kita bersama menggiatkan apa yang bisa kita bantu, kita lakukan. Itu yang disebut merawat yang ada atau intensifikasi,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, ujar Al Muktabar, Pemprov Banten juga membuka kesempatan kepada pengusaha yang ingin atau berminat melakukan investasi di Provinsi Banten.

Sebagai informasi, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2022 di Provinsi Banten sebanyak 6,46 juta orang, naik 202,98 ribu orang dibanding Agustus 2021. Atau Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 0,93 persen poin.

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Nilai HNSI Berperan Dalam Pembangunan

Serta penduduk yang bekerja sebanyak 5,94 juta orang, naik sebanyak 242,27 ribu orang dari Agustus 2021. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar adalah Sektor Industri Pengolahan (183,27 ribu orang). Sementara sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu Sektor Perdagangan Besar dan Eceran (91,01 ribu orang). Selanjutnya, sebanyak 3,09 juta orang (52,04 persen) bekerja pada kegiatan formal, naik 0,91 persen poin dibanding Agustus 2021.

Persentase setengah penganggur dan pekerja paruh waktu mengalami penurunan masing-masing sebesar 3,26 persen poin dan 1,40 persen poin dibandingkan Agustus 2021.

Sementara, terdapat 228,98 ribu orang (2,29 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19. Terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (17,16 ribu orang), Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (14,38 ribu orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (1,84 ribu orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19 (195,59 ribu orang). ***

Share :

Baca Juga

Daerah

Komitmen Kebangsaan Dapat Cegah Politik Identitas Jelang Pemilu 2024

Daerah

Mahasiswa Tuntut KPU Kota Serang Bertanggung Jawab Atas Hilangnya Dokumen C Hasil Pemilu 2024

Daerah

Pemprov Banten Terima Kunjungan Visitasi Kepemimpinan Nasional dari PKN II Angkatan 11 BPSDM Sumut

Daerah

Kota Serang Dikepung Sampah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup : Kesadaran Warga Masih Minim

Daerah

Rumah Edukasi dan Literasi Al-Quran Berbagi Perlengkapan Salat di Kabupaten Lebak

Daerah

Ayah Tiri di Serang Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Daerah

Samsat Pandeglang Urai Antrean Cek Fisik Kendaraan

Business

Datangi Kantor Bupati Serang, Warga Pulau Sangiang: Jangan Jual Tanah Ulayat