Home / Daerah

Kamis, 2 Maret 2023 - 13:02 WIB

Dinkes Banten Imbau Masyarakat Waspadai Virus Flu burung Varian Baru

BagusNews.Co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya virus flu burung (H5N1) Clade baru 2.3.4.4b. Hal itu menyusul Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) yang menyatakan, bahwa saat ini di Amerika, Eropa, Asia terutama Tiongkok dan Jepang telah mewabah Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) subtipe H5N1 clade baru 2.3.4.4b.

Berdasarakan informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: PV.03.01/C/824/2023 tentang kewsapadaan kejadian luar bisa (KLB) flu burung (H5N1) clade baru 2.3.4.4b.

SE tersebut dikeluarkan Kemenkes atas dasar SE Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan) Nomor: 16183/PK.320/F/01/2023 tanggal 16 Januari 2023 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap HPAI subtipe H5N1. Di mana dalam SE tersebut menyebutkan adanya kenaikan wabah HPAI H5N1 clade 2.3.4.4b dan clade 2.3.2.1c di dunia dan telah teridentifikasi positif virus H5N1 clade 2.3.4.4b melalui uji PCR dan sekuencing di peternakan komersial bebek peking yang tidak divaksin di Provinsi Kalimantan Selatan.

Diketahui, berdasarkan hasil Risk Assessment Virus Influenza A (H5N1) clade 2,3,4,4b yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa saat ini risiko infeksi pada manusia masih rendah dan tidak ada laporan penularan dari manusia ke manusia secara berkelanjutan. Namun demikian terdapat peningkatan perpindahan (spill over) virus H5N1 clade 2.3.4.4b dari burung liar ke beberapa spesies mamalia di berbagai negara di Eropa dan Amerika Utara, dimana terdapat prevalensi virus yang tinggi pada populasi unggas di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Wujudkan Kesehatan Masyarakat Banten yang Adil dan Merata, RS Banten Buka Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Kurang Mampu

Selain itu Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) memperingatkan bahwa akuisisi mutasi yang cepat dan konsisten pada mamalia dapat menjadi petunjuk bahwa virus ini memiliki kecenderungan untuk menjadi infeksi zoonosis, yang berarti berpotensi menyebar ke manusia.

Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, setelah virus Zika mewabah tahun lalu, salah satu penyakit menular yang dikhawatirkan kembali mengancam pada 2017 adalah flu burung.

“Menurut kementerian Kesehatan RI ancaman flu burung dikonfirmasi meningkat dibeberapa negara seperti Korea Selatan, hongkong, dan Tiongkok,” kata Ati, Kamis (2/3/2023).

Untuk itu, lanjut Ati, Dinkes Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap oenyebaran virus H5N1 clade baru 2.3.4.4b.

Baca Juga :  Dinkes Banten Lakukan Koordinasi Menyiapkan Posko Kersehatan Arus Mudik Lebaran 2023

“Sebenarnya cara termudah untuk mengurangi penyebaran virus adalah tinggal berjauhan dengan unggas, Beberapa yang perlu diperhatikan. Jika memelihara atau tinggal dekat unggas, jangan pernah menyentuh unggas dengan tangan kosong. Gunakan baju khusus, sarung tangan, sepatu bot, dan masker. Lalu, pisahkan tempat unggas yang baru dan lama,” katanya.

Jika ditemukan unggas yang sakit atau mati, Ati juga meminta masyarakat untuk tidak mendekat. Jika tidak sengaja tersentuh, cuci tangan menggunakan air hangat, sabun, dan pembersih tangan berkadar alkohol 60 persen atau mandi.

“Periksa seluruh kesehatan unggas kepada tim yang telah dirujuk pemerintah,” ucapnya.

Apabila unggas ingin dimasak, Ati juga mengimbau masyarakat untuk membeli unggas tanpa jeroan dan bagian sayap. Sebelum dimasak, unggas terlebih dahulu direndam dengan air panas.

“Simpan terpisah daging mentah unggas dengan makanan lain dan beri tempat tertutup. Gunakan peralatan yang berbeda untuk menangani daging unggas sebelum dan setelah dimasak,” ujarnya.

“Pastikan unggas dimasak dengan suhu di atas 74″ C dan sajikan dalam keadaan matang sempurna,” sambungnya. (Adv)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dishub Kabupaten Serang Pastikan Aksesibilitas di Tiga Pulau Terluar Tak Ada Masalah

Daerah

Walhi Dorong Pencabutan Izin PT STS dan Pembebasan Warga Padarincang Tanpa Syarat

Daerah

Tahun 2024, Pemprov Banten Prioritaskan Penanganan Stunting hingga Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Adakan Bedah Visi – Misi, Kelompok Muda: Anak Muda Jangan Salah Pilih

Daerah

Antisipasi Lonjakan Lalu Lintas Nataru, Dishub Pandeglang Siagakan 20 Personel

Daerah

Al Muktabar Imbau Masyarakat Waspada dan Perhatikan Prakiraan Cuaca

Daerah

Bawaslu Banten Harap Masyarakat Jadi Fotocopy Mata dan Telinga Pengawasan Pemilu 2024

Daerah

Pemkot Tangsel Gelar Bazar Ramadan, Redam Kenaikan Harga dan Penuhi Kebutuhan