BagusNews.Co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani mengatakan dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri, pihaknya mengacu terhadap peraturan yang telah ditentukan.
Diantaranya, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan serta Surat Edaran Sekrtaris Jendral Kemendikbud Ristek.
“Tahun 2023, PPDB itu ada 4 jalur masuk siswa ke SMA Negeri, pertama Afirmasi, Zonasi, Prestasi dan Perpindahan Orangtua,” ungkap Tabrani, Kamis (8/6/2023).
Dikatakannya, dalam pelaksanaan PPDB pada tahun 2023 ini, akan dimulai dari jalur Afirmasi lebih awal dan dilanjutkan untuk jalur zonasi, prestasi dan perpindahan orangtua.
“Untuk jalur Afirmasi pada 19-22 Juni,
Zonasi dan Prestasi dan Perpindahan Orangtua pada 3-6 Juli 2023,” katanya.
Selanjutnya, untuk PPDB kali jni telah ditetapkan dalam petunjuk teknis (juknis) untuk jalur Afirmasi 15 persen, Zonasi 50 persen, Prestasi 30 persen dan Perpindahan Orangtua 5 persen.
“Untuk jalur Prestasi dibagi dalam 2 jenis, baik Prestasi akademik dan non akademik seperti berbagai prestasi diluar akademik seperti olahraga dan lainnua,” imbuhnya.
Sedangkan, kata Tabrani, PPDB pada SMK Negeri akan terdapat tes khusus yang harus diikuti calon siswa, sesuai dengan program keahlian yang dipilih. Adapu waktu pelaksanaannya untuk pendaftaran 19-23 Juni 2023 dan tes kompetensi dimulai dari 3-6 Juli 2023.
“Jadi SMK Negeri itu memang seleksinya khusus, selain nilai ada tes di sekolah masing masing, dan itu yang melakukan pihak sekolah,” tandasnya.(Red/Dede)