BagusNews.Co- Kodim 0602/Serang menggelar pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 tahun 2024, di Lapangan Pondok Pesantren Modern Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Selasa, 20 Februari 2024.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, sementara Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Letnan Kolonel (Letkol) Inf Mulyo Junaidi melaporkan rencana program sasaran fisik dan nonfisik saat pelaksanaan upacara berlangsung.
Dalam amanatnya, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku bersyukur atas dilaksanakannya TMMD Reguler tahun 2024 di wilayah yang dipimpinnya. Tepatnya, TMMD Ke-119 Kodim 0602/Serang dilaksanakan di Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja.
Menurut Tatu, TMMD merupakan bentuk partisipasi TNI dalam rangka meningkatkan percepatan pembangunan daerah.
“Kita berharap melalui kegiatan ini dapat memperkuat integrasi sosial dan membangun harmonisasi TNI yang bermuara pada kesejahteraan dan kokohnya persatuan Indonesia,” ungkapnya.
Usai pembukaan, Dandim 0602/Serang Letkol Inf Mulyo Junaidi mengatakan, Kodim 0602/Serang, merupakan salah satu Kodim yang mendapatkan kehormatan untuk menyelenggarakan TMMD Reguler 119 secara serentak pada tahun 2024.
Ia melanjutkan, TMMD Ke-119 Kodim 0602/Serang dilaksanakan selama 30 hari di Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang.
“Seluruh anggota yang tergabung dalam Satgas TMMD, akan bekerja maksimal bersama masyarakat menyelesaikan semua program,” katanyam
Selain melakukan pembangunan fisik, Satgas TMMD juga menggelar pelaksanaan bakti sosial l, diantaranya pengobatan massal, donor darah, pemberian bantuan sosial 500 paket sembako, dan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Sasaran fisik yang utama, yaitu pembukaan jalan sepanjang 507 meter, pembuatan tanggul penahan tanah (TPT), pembangunan gorong-gorong bawah jalan, pembangunan jembatan, pembuatan MCK komunal, pembangunan jalan lingkungan, dan perehaban musala serta perehaban rumah tidak layak huni (rutilahu) sebanyak lima unit,” ungkapnya.
Selain sasaran fisik dilaksanakan juga sasaran nonfisik, diantaranya penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pertanian, pemberdayaan masyarakat, hukum dan Kamtibmas.
“Sasaran nonfisik lainnya, yaitu bahaya narkoba, keagamaan, KB Kesehatan, perikanan atau peternakan, lingkungan hidup dan kehutanan, kegiatan PKK, pelayanan publik dan kependudukan, bahaya teroris dan paham radikal,” tegasnya. (Red/Dwi)







