Home / Hukum dan Kriminal

Jumat, 13 Juni 2025 - 16:17 WIB

Warga Muhara Ciujung Dihebohkan Penemuan Mayat Bayi

BagusNews.Co – Warga Kelurahan Muhara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat bayi laki-laki yang mengambang di aliran Sungai Ciujung, tepatnya di Kampung Muhara Kebon Kelapa.

Dengan peristiwa tersebut, masyatakat langsung melaporkan kepada anggota kepolisian, dan tidak menunggu lama anggota Polsek Rangkasbitung tiba di lokasi.

Anggota Polsek Rangkasbitung langsung melakukan olah TKP dan membawa jasad bayi malang tersebut ke RSUD Adjidarmo untuk keperluan otopsi.

Berdasarkan penuturan warga, bayi laki-laki malang itu masih berumur kurang dari lima hari, terbukti dengan masih adanya lilitan tali ari-ari di sekitar pusarnya.

Baca Juga :  Sekitar 40 Ribu Kendaraan Memadati Jalur Rangkasbitung-Pandeglang

Salah satu warga setempat, Edi menyampaikan mayat bayi tersebut ditemukan mengambanh di Sungai Ciujung, dan tali ari-arinya tersangkut jaring ikan yang sedang dipasang warga.

“Awalnya saya kira hanya sebuah boneka yang sengaja dibuang, Namun setelah diteliti, saya kaget, tenyata sesosok bayi laki-laki,” Ungkapnya saat diwawancarai pada Kamis, 12 Juni 2025

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung IPDA Herman membenarkan telah ditemukan sesosok jasad bayi laki-laki yang mengambang di aliran sungai Ciujung.

Peristiwa penemuan bayi tersebut, terjadi pada Kamis, 12 Juni 2025 sekitar pukul 13.30 WIB dan ditemukan oleh warga yang sedang membuat rakit bambu.

Baca Juga :  Agrowisata Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Aktivis Soroti Deretan Wisata Terbengkalai di Lebak

“Jasad bayi ditemukan oleh warga yang sedang membuat rakit bambu di sekitar aliran sungai Ciujung,” katanya.

Lebih lanjut, Herman menjelaskan bayi tersebut terapung di aliran sungai yang lokasinya tidak jauh dari pertigaan sungai Ciujung, tepatnya di Kampung Muhara Kebon Kelapa, Kelurahan Muhara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung.

“Untuk memudahkan penyeledikan jasad bayi akan dibawa ke RSUD Adjidarmo untuk keperluan otopsi. Kita akan segera melakukan koordinasi dengan dokter forensik guna mengungkap penyebab kematian bayi itu,” tandasnya. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hamil Besar, Ayah Perkosa Anak Kandung Selama Tiga Tahun di Pandeglang

Hukum dan Kriminal

Polda Banten dan BI Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Jaga Keamanan dan Kedaulatan Keuangan Negara

Hukum dan Kriminal

Insiden Pengeroyokan terhadap Wartawan, Polda Banten Amankan Dua Anggota Brimob

Hukum dan Kriminal

DPC GMNI Serang Minta Kasus Rudapaksa Gadis Disabilitas Menjadi Atensi APH dan Pemerintah

Hukum dan Kriminal

Mahupiki dan IJPL Gelar FGD Terkait Hak Imunitas Bagi Jaksa

Hukum dan Kriminal

Polres Serang Bongkar Sindikat Pencurian Modus Ganjal ATM

Hukum dan Kriminal

Polda Banten Tangkap 97 Pengedar dan Pengguna Narkoba

Hukum dan Kriminal

Waduh, Kasus Ketua Apdesi Kabupaten Serang Terancam Dihentikan