Home / Daerah

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:56 WIB

Warisan Abadi, Komisi II DPRD Kabupaten Serang Tekankan Pentingnya Pelestarian Batik

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Golkar Abdul Basit l Dok. Dwi MY-BNC

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Golkar Abdul Basit l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober menjadi momen penting bagi Kabupaten Serang untuk kembali menegaskan arti pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa melalui kain batik.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Golkar, Abdul Basit, menegaskan bahwa batik bukan hanya kain bermotif indah, melainkan juga menyimpan nilai-nilai kearifan yang diwariskan leluhur.

“Di setiap helai batik tersimpan kearifan lokal yang mencerminkan keindahan sekaligus kebesaran budaya,” katanya, Kamis 2 Oktober 2025.

Ia menekankan bahwa setiap motif batik memiliki filosofi mendalam dan kisah sejarah yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga penggunaannya harus dilakukan dengan penuh penghormatan.

Baca Juga :  Keliling Kantor Setda, Ini Pesan Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti 

“Jangan hanya melihat batik dari sisi keindahannya saja, tapi jadikan ini sebagai tanggung jawab kita bersama untuk melestarikannya,” tuturnya.

Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mengenakan dan mempromosikan batik tidak hanya di Hari Batik Nasional, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Batik adalah identitas bangsa. Mari kita bangga memakainya, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur kita,” tutur Basit.

Baca Juga :  Peringati HUT Ke-54 Korpri, Pemkab Serang Gelar Senam Massal

Selain itu, Basit berharap bahwa momentum ini dapat menjadi dorongan yang kuat bagi masyarakat Kabupaten Serang dan seluruh Indonesia untuk semakin mencintai budaya lokal dan memperkenalkannya ke tingkat internasional.

“Hari Batik Nasional menjadi pengingat bahwa kekayaan budaya Indonesia harus terus dijaga dan dikembangkan, terutama di tengah derasnya arus modernisasi,” imbuhnya.

Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, diharapkan batik tidak hanya tetap eksis sebagai karya seni tradisional, tetapi juga mampu bersaing di dunia global dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Langkah Kendalikan Inflasi, Distan Banten Gandeng Kelompok Tani Lakukan Tanam Bawang Merah

Daerah

DPMD Banten Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) 2023 di Kampus ITI

Daerah

Al Muktabar: Pesilat Pelestari Seni Budaya dan Menciptakan Kamtibmas

Daerah

Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan I-2024 Tumbuh 4,51 Persen (Y-on-Y)

Daerah

Sopir Pickup Meninggal Dunia Saat Mengemudi di Jalan Raya Tambak-Pamarayan

Daerah

Wabup Pandeglang Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih di Banten

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar Serahkan Bantuan Keuangan Pemprov Banten Rp 1 Miliar Ke Pemkab Cianju

Daerah

Unbaja dan PCNU Kota Serang Siapkan Beasiswa untuk Santri Berprestasi