Home / Daerah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:19 WIB

Pemkot Serang Percepat Normalisasi Sungai dan Kali untuk Atasi Banjir

Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, saat diwawancarai awak media I Dok. Roy-BNC

Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, saat diwawancarai awak media I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mempercepat upaya normalisasi banjir di kawasan Banten Lama, khususnya di wilayah Kroya hingga Kanal Banten Lama.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat lintas koordinasi lintas sektor yang digelar di Vihara Avalokitesvara, Banten Lama, Kota Serang, Sabtu, 10 Januari 2026.

‎Rapat dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, BPBD, Inspektorat, Dinas PUPR, Dinas Sosial, dan Dinas Lingkungan Hidup.

‎Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, menyampaikan banjir yang kerap terjadi di Kroya dan Kanal Banten Lama telah terpetakan secara jelas.

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan, Pekan Olahraga Pegawai Pemkab Tangerang Meriah

‎Berdasarkan laporan yang ia terima di lapangan, penanganan banjir siap dilakukan dengan fokus pada titik-titik krusial penyebab luapan air.

‎“Banjir di Kroya dan Kanal Banten Lama sudah teridentifikasi. Laporan dari lapangan menyatakan penanggulangan siap dilakukan dan titik banjir harus segera diselesaikan,” ujar Nanang.

‎Ia menjelaskan, salah satu penyebab utama banjir adalah penyempitan aliran sungai akibat bangunan liar serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

‎Kondisi tersebut membuat lebar kali yang semula berukuran 15 meter dan menyempit hingga hanya tersisa sekitar satu meter.

Baca Juga :  DPRD Tetapkan Zakiyah-Najib sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang Terpilih

‎“Ini sudah pernah terjadi di Sukadana. Ketika kesadaran masyarakat meningkat dan bangunan liar ditertibkan, aliran air kembali normal,” kata Nanang.

‎Sementara itu, Wakil Walikota Serang, Nur Agus Aulia, menambahkan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan penanganan banjir.

‎Ia juga menyoroti kesiapsiagaan pelayanan kesehatan saat dan pascabanjir.

‎“Banjir bukan hanya soal air, tapi juga dampaknya terhadap kesehatan. Setelah banjir, PR kita berikutnya adalah normalisasi sungai dan menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tinggal di Rumah yang Hampir Roboh, Janda 54 Tahun Tidak Pernah Dapat Bantuan

Daerah

Sepanjang 2023, Ombudsman Banten Selamatkan Rp38 Miliar Kerugian Masyarakat

Daerah

Hadirkan Pendidikan Internasional, Kini Ada SMP Singapore International School di Kota Cilegon

Daerah

Banten Ceria Gelar Trauma Healing Anak di Kampung Begog Sambut Hari Anak Nasional 2025

Daerah

Pemprov Banten Akan Fasilitasi dan Evaluasi Raperda Sesuai Ajuan Daerah Pada E-Perda

Daerah

Gantikan Almarhum Desmond, Ketua DPRD Banten Pimpin Gerindra Banten

Daerah

Maesyal Dorong Generasi Muda Kabupaten Tangerang Jadi SDM Unggul dan Percaya Diri

Daerah

Dindikbud Kota Serang Minta Orang Tua Lapor Ombudsman RI Jika Alami Keberatan PPDB