BagusNews.Co – Menyambut tahun anggaran tahun 2027 mendatang, arah kebijakan pembangunan Kota Serang semakin ditingkatkan dan diperjelas demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Hal ini dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Serang tahun 2027, yang digelar di Convention Hall Universitas Banten Jaya (Unbaja), Kota Serang, Senin, 6 April 2026.
Mengusung tema utama pembangunan yang berkualitas, diiringi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembukaan lapangan pekerjaan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Serang, W. Hari Pamungkas menjelaskan, tema tersebut sejalan dengan visi yang disampaikan oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi.
Makna di balik tema ini adalah terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan merata hingga ke seluruh pelosok wilayah Kota Serang.
”Artinya infrastruktur yang berkeadilan dan merata di seluruh Kota Serang dan menjadi fokus pembangunan di tahun 2027,” ujar Hari.
Lebih lanjut, Hari menyampaikan bahwa forum Musrenbang ini menjadi wadah krusial untuk menampung aspirasi secara langsung dari masyarakat.
Masukan yang terkumpul nantinya akan dibahas secara mendalam melalui pendekatan teknokratis. Selain itu, pihaknya juga akan mempertimbangkan arahan dari pemerintah provinsi serta masukan dari kalangan akademisi.
Penyusunan dokumen ini juga akan diselaraskan dengan program strategis nasional maupun provinsi. Tujuannya agar 13 program unggulan visi misi kepala daerah dapat berjalan selaras dan saling mendukung dengan kebijakan yang lebih tinggi.
”Program strategis nasional juga kita sinergikan semua sehingga pembangunan di Kota Serang bisa melaksanakan visi misi kepala daerah yang 13 program itu. Kemudian kita kolaborasikan dengan rencana nasional baik pusat maupun provinsi Banten,” paparnya.
Adapun program yang menjadi prioritas utama untuk tahun 2027, Hari menegaskan bahwa penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM menjadi fondasi utamanya. Namun, berbagai program pendukung lainnya juga akan terus didorong.
Beberapa di antaranya meliputi program Kota Serang Bersih, Kota Serang Bebas Pungutan Liar (Pungli), Serang Menyala, hingga program pengembangan wirausaha atau Serang Preneur.
Kesemua program tersebut merupakan penjabaran dari 5 visi besar yang diterjemahkan ke dalam 14 kegiatan prioritas.
Hari menyebut sejumlah elemen dilibatkan dalam forum ini, pihaknya telah mengundang kurang lebih 12 kelompok masyarakat yang mewakili berbagai lapisan, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga pemangku kepentingan lainnya.
”Semua elemen kita libatkan baik dari toko masyarakat, organisasi kepemudaan, stakeholder lainnya yang kita undang kurang lebih ada 12 kelompok masyarakat,” tambahnya.
Ia menegaskan, masukan yang diterima hari ini tidak serta merta langsung menjadi dokumen akhir. Masih ada tahapan panjang yang harus dilalui, termasuk proses penyempurnaan dan evaluasi dari pihak provinsi.
Setelah melalui serangkaian tahapan tersebut, barulah disusun menjadi dokumen perencanaan RKPD 2027 yang matang dan komprehensif.
”Ya nanti kita lakukan tahapan selanjutnya, ada proses penyempurnaan, evaluasi dari provinsi, kemudian kita sampaikan lagi dan disempurnakan menjadi dokumen perencanaan RKPD 2027 yang lebih komprehensif,” pungkasnya. (Red/ Roy)







