Home / Daerah

Sabtu, 6 Juli 2024 - 15:06 WIB

Pemkab Serang Optimistis Percepatan Penurunan Stunting Terealisasi

BagusNews.Co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menjalin kemitraan dengan pihak swasta sebagai bentuk komitmen dalam melakukan percepatan penurunan stunting.

Hal itu ditandai dengan kick off (pertemuan perdana) program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia (PASTI) tingkat Kabupaten Serang yang dihadiri langsung oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Program kemitraan untuk mempercepat penurunan stunting di Indonesia ini digagas oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten bekerja sama dengan pihak swasta, yakni USAID, Tanoto Foundation, Amma, Bakti Barito, Yayasan Cipta, dan Wahana Visi Indonesia, serta tim pelaksana atau konsultannya

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meyakini bahwa percepatan penurunan stunting di Kabupaten Serang akan terealisasi dengan adanya program PASTI.

“Mudah-mudahan dengan program kemitraan gabungan kita bisa melakukan percepatan penurunan stunting. Tim ini mulai dibentuk di tingkat kabupaten diketuai Pak Sekda sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS),” ujarnya dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Jumat, 5 Juli 2024.

Adapun TPPS di tingkat kecamatan, sambung Tatu, meliputi camat, kepala puskesmas, danramil, kapolsek, ketua TP PKK dan tokoh masyarakat. Kemudian tingkat desa meliputi kepala desa, babinsa, babinkamtibmas dan TP PKK.

Baca Juga :  Jurnalis di Banten Bagi-Bagi Takjil Gratis Kepada Masyarakat

“Jadi dengan terstruktur serapi ini semua diajak gabung berkolaborasi Insya Allah, ikhtiar kita, upaya kita bisa terlaksana dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Serang,” katanya.

Tatu menyebutkan, untuk penuruan stunting di Provinsi Banten pihaknya bersyukur jika di Kabupaten Serang tertinggi berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 prevalensi stunting di Kabupaten Serang yaitu 23,9 persen atau mengalami penurunan 2,5 persen. Namun, untuk target nasional pada Tahun 2024 sebesar 14 persen dinilai cukup berat untuk mencapainya.

“Selama ini juga kita keroyokan dalam penurunan stunting di Kabupaten Serang pak sekda menggerakkan Dinas KB, Dinsos, Dinkes. Mudah-mudahan dengan adanya program nasional (program PASTI) kita dengan mudah pakai insfratruktur kita mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa yakni tingkat posyandu-nya,” paparnya.

Lebih lanjut, Tatu memaparkan, Program PASTI tidak hanya pada percepatan penuruan stunting, tetapi juga pencegahan terjadinya stunting kepada anak balita. Pencegahan dilakukan dengan memberikan penyuluhan terhadap anak-anak remaja, calon pengantin.

Baca Juga :  Al Muktabar Ajak PUB Berkolaborasi Wujudkan Cita-cita Pendiri Banten

“Kita tidak hanya menangani anak-anak yang sudah stunting, karena ini sebetulnya agak sulit butuh waktu panjang. Tapi, yang terpenting lagi yang tidak boleh kita lupakan itu pencegahannya. Jadi tarik kebelakang dari mulai anak-anak remaja itu sudah di lakukan juga di kabupaten Serang,” urai Tatu.

Ketua TPPS Kabupaten Serang Nanang Supriatna mengatakan, kegiatan kick off program PASTI atas kerja sama dengan TPPS Kabupaten Serang, yang merupakan lanjutan dari audiensi program PASTI dengan Pemkab Serang pada 22 Mei 2024. Tujuannya untuk memperkuat kolaborasi dan dukungan dari pemerintah daerah dan stakeholders sehingga bisa bersinergi dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Serang.

“Diharapkan TPPS kecamatan dan desa berkolaborasi dengan Program PASTi di wilayah kerja masing-masing,” ucap Sekda Kabupaten Serang ini.

Turut hadir perwakilan BKKBN Provinsi Banten, pihak swasta, Kepala Dinkes, Rahmat Fitriadi, Kepala Bappedalitbang, Rahmat Maulana, Kepala DKBP3A Encup Suplikhah sejumlah camat, kades, dan kepala puskesmas. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Generasi Milenial dan Generasi Z Menjadi Mayoritas DPT Provinsi Banten Pada Pemilu 2024

Daerah

Forum CSR Temui Kapolresta Serang Kota, Ini yang Dibahas

Daerah

Wirausahawan Muda Harus Jadi Solusi dan Inspirasi

Daerah

Dukung Pemberdayaan Keluarga, Pj Gubernur Tinjau Gedung PKK Banten

Daerah

Tinawati Minta Guru PAUD Terus Kembangkan Stimulasi Anak Usia Dini

Daerah

Jelang Idul Adha 2023, Distan Banten Catat Ada 332 Kasus LSD Pada Hewan

Daerah

Dinsos Banten Perketat Proses Pengangkatan Anak

Daerah

Tingkatkan Layanan Publik, Pemkot Cilegon Dorong Aktivasi Identitas Kependudukan Digital