BagusNews.Co – Fenomena child grooming yang sedang marak di media sosial kini menjadi alarm penting di kawasan pandeglang untuk menghindari dan mewaspadai adanya kasus tersebut, khususnya kepada anak anak dan remaja yang rentan menjadi korban.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Pandeglang, Gimas Rahadian, menjelaskan apa itu child grooming yang sedang ramai dibincangkan di dunia Maya.
“Fenomena child grooming intinya orang dewasa yang berusaha mengekploitasi anak anak atau remaja tapi dengan memanipulasi dengan melakukan hal hal yang sifatnya mempengaruhi pemikiran, dan biasanya pelaku sering kali adalah orang terdekat,” ujarnya saat ditemui di kantornya pada Kamis, 12 February 2026.
Gimas menekankan adanya kasus ini harus menjadi peringatan penuh bagi peranan orang tua yang menjadi tameng utama untuk memperkenalkan dan mengedukasi pada anak arti kasih sayang dan khususnya pengenalan area privasi yang tidak boleh dilihat dan disentuh oleh orang lain.
“Tentu ini menjadi perhatian utama terutama bagi orang tua, keluarga karena mereka adalah peranan utama bagi anak,” lanjutnya.
Selain itu, Edukasi dini soal area privasi juga krusial untuk membentuk awareness anak. Dengan begitu, anak bisa menolak manipulasi pelaku.
“Edukasi pengenalan area privasi pun harus menjadi prioritas utama karena ini untuk menciptakan awareness terhadap anak sebelum terjadi nya Child grooming,” pungkasnya. (Red/Difeni)







