BagusNews.Co – Komisi II DPRD Kota Serang terus mengintensifkan fungsi pengawasan dengan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag).
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyoroti sejumlah isu strategis mulai dari penyerapan anggaran, pengembangan UMKM, hingga kondisi pasar rakyat.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Edy Irianto, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima paparan menyeluruh terkait kinerja dinas tersebut. Berbagai aspek dibahas, termasuk perkembangan Koperasi Desa Merah Putih dan kondisi infrastruktur pasar.
”Hari ini kita melakukan pengawasan, banyak hal yang dibahas mulai dari penyerapan anggaran, perkembangan UMKM, hingga kondisi pasar, baik yang sudah bergeliat maupun yang masih mangkrak,” ujar wakil rakyat Dapil CipocokJaya ini, Kamis, 16 April 2026.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal agar seluruh program dapat berjalan optimal sesuai target. Terkait dukungan anggaran, legislatif menyatakan siap mendukung namun tetap mempertimbangkan kondisi fiskal daerah.
”Kita support semampu kita, tapi tentu harus melihat kemampuan daerah juga, yang penting Dinkopukmperindag bisa berjalan sesuai tugas dan fungsinya,” tegas Edy.
Dalam pengawasan tersebut, terdapat catatan penting yang perlu segera dibenahi, khususnya terkait pengelolaan aset pasar. Ditemukan fakta bahwa beberapa pasar yang telah dibangun justru belum berfungsi maksimal karena minimnya minat pedagang untuk menempati lokasi tersebut.
”Memang ada beberapa pasar yang belum bisa difungsikan secara maksimal karena pedagang enggan masuk. Ini menjadi tantangan bersama yang harus kita selesaikan,” jelas politisi Fraksi PDIP ini.
Menanggapi persoalan tersebut, Edy menyambut baik langkah inovatif yang disiapkan oleh Dinkopukmperindag. Pemerintah Kota Serang berencana mengalihfungsikan pasar-pasar yang mangkrak tersebut menjadi basis operasional Koperasi Merah Putih.
”Ini menjadi langkah inovatif yang kita harapkan bisa menghidupkan kembali aset-aset yang belum termanfaatkan. Sehingga nilai ekonomisnya bisa kembali dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Red/ Roy)







