BagusNews.Co – Habis gelap terbitlah terang, begitulah kisah Fiah, janda (50) tahun warga Kecacang RT 01/RW 06, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, yang dulunya tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) kini rumah Fiah mulai dibangun.
Pantauan BagusNews.Co di lokasi pada Rabu, 5 Juni 2024, progres pembangunan rumah Fiah sudah tampak terlihat menjadi lebih kokoh. Dari yang tadinya dinding hanya mengunakan sepanduk, kini sudah berubah menjadi tembok.
Lurah Sawah Luhur Deny Jatmiko mengungkapkan, saat ini progres pembangunan rumah Fiah kurang lebih sudah mencapai 80 persen, dari target pengerjaan satu Minggu harus sudah selesai.
“Alhamdulillah, sebentar lagi juga selesai, tinggal atap dan lantai yang belum selesai,” ungkapnya.
Deny mengatakan, selama pembongkaran dan pembangunan rumah Fiah, pihaknya dibantu oleh para relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Serang, Dinsos Kota Serang, Kecamatan Kasemen, Kelurahan Kasemen, dan masyarakat setempat.
“Jadi kita semua bareng-bareng dengan para relawan Tagana dan masyarakat, termasuk juga perwakilan relawan pemerintah,” katanya.
Deny menuturkan, anggaran yang diberikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk pembangunan rumah Fiah sebesar Rp20 juta. Tetapi, tidak sedikit warga Sawah Luhur yang juga memberikan bantuan material kepada Fiah.
“Memang kalau dari anggaran bersifat kecil, tapi kita upayakan ini sampai selesai. Karena bantuan dari masyarakat juga kayak batu pasir itu ada,” tuturnya.
Deny mengaku, akan mengawal pembangunan rumah tersebut sampai dengan selesai.
“Kemarin saya dapat amanah dari Pak Pj Walikota untuk mendampingi dan mengawal pembangunan rumah Ibu Fiah sampai dengan selesai,” katanya.
Sementara itu, Fiah mengaku sangat bersyukur lantaran apa yang diharapkannya selama ini bisa terkabul.
“Alhamdulillah terimakasih-terimakasih ke semuanya, saya seperti mimpi, saya sangat berag (bahagia),” ungkap. (Red/Misbah)







