Home / Nasional

Senin, 13 Oktober 2025 - 12:48 WIB

Tangani Kasus Radiasi Cesium-137 di Cikande, Pemerintah Siapkan Tempat Relokasi Warga

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq saat diwawancarai wartawan usai apel kesiapsiagaan penanganan kerawanan bahaya dan dekontaminasi radionuklida Cs-137 l Dok. Dwi MY-BNC

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq saat diwawancarai wartawan usai apel kesiapsiagaan penanganan kerawanan bahaya dan dekontaminasi radionuklida Cs-137 l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup (LH) menegaskan untuk menyelesaikan kasus pencemaran radiasi Cesium-137 (Cs-137) yang belakangan ini menjadi perhatian nasional dan internasional.

Kepada wartawan, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk menanggulangi situasi ini secara tuntas dan aman.

“Hari ini wujud langsung ketanggapan pemerintah terkait dengan kasus ini. Pemerintah ingin menyelesaikan kasus Cesium 137 ini dari semua sisi dengan secepat-cepatnya,” tegas Hanif kepada wartawan usai apel kesiapsiagaan penanganan kerawanan bahaya dan dekontaminasi radionuklida Cs-137, Senin, 13 Oktober 2025.

Ia menambahkan bahwa salah satu prioritas utama adalah melakukan dekontaminasi di titik-titik yang terpapar.

“Dari dekontaminasi, kita akan melakukan langsung titik kontaminasi pada titik 10 titik yang teridentifikasi dalam waktu paling lama 1 bulan kita upayakan sambil melihat perkembangannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesetaraan Pendidikan, DPR RI Perluas Program Indonesia Pintar ke Anak Usia Dini

Selain itu, lanjut Hanif, proses dekontaminasi di lokasi-lokasi tercemar juga direncanakan selesai dalam waktu satu minggu.

“Kemudian dekontaminasi pada titik-titik yang tercemar juga kita minta dalam waktu 1 minggu bisa selesai,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, langkah penanganan kesehatan masyarakat juga menjadi fokus utama. Pemerintah melalui berbagai kementerian terkait, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementerian Sosial, akan terus melakukan penanganan secara berkesinambungan.

“Penanganan kesehatan masyarakat akan terus dilakukan secara berkesinambungan oleh Pemerintah Provinsi Banten, Kabupaten Serang, Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementerian Sosial,” jelas Hanif.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyatakanm pemerintah daerah akan melakukan mitigasi risiko secara paralel dengan rencana pemindahan penduduk dari wilayah terdampak radiasi di sekitar kawasan industri tersebut.

Baca Juga :  Festival Hari Buku Nasional 2024 Bakal Digelar Untirta

“Langkah ini bagian dari percepatan penanganan paparan Cs-137. Kami harus melakukan mitigasi sedini mungkin agar dampaknya tidak menyebar lebih luas,” ujar Zakiyah.

“Warga yang tinggal di zona merah akan kami pindahkan ke tempat yang lebih aman. Kapolda telah menyiapkan lokasi sementara, dan kami juga menyiapkan opsi lain seperti gedung PGRI,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, Pemkab Serang masih menunggu hasil final pemetaan zona merah sebelum menyampaikan sosialisasi lanjutan kepada masyarakat.

“Begitu data lengkap, kami langsung turun ke lapangan. Sosialisasi ini penting supaya warga paham dan tidak panik,” tambahnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelar Konsolidasi Akbar, PDIP Banten Optimis Menangkan Ganjar Pranowo di Tanah Jawara

Daerah

Dema Fisip UIN Bandung Gelar Seminar Nasional Demokrasi di Ujung Tanduk
Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri menggelar konsolidasi kewaspadaan nasional Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Nasional

Cegah Politik Identitas, Kemendagri Gelar Konsolidasi Kewaspadaan Nasional Pemilu 2024

Nasional

TKN Fanta Tanam Pohon dan Bersih-Bersih Sungai Ciliwung
Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat menghadiri Rakernas APPSI Tahun 2023 di Hotel Novotel Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (23/2/2023).

Nasional

Dorong Keberhasilan Pemilu 2024, Mendagri Beberkan Empat Indikator ke Pemerintah Daerah

Nasional

Rano Karno Hadiri Resepsi Anugerah Reiwa dari Pemerintah Jepang bagi Bonnie Triyana

Nasional

Berantas Mafia Tanah, AHY Andalkan Layanan Pengaduan Via WhatsApp

Daerah

PLN: Tidak Ada Penghapusan atau Pengalihan Pelanggan Daya 450 VA