Home / Hukum dan Kriminal

Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:15 WIB

Polres Serang Amankan Dua Sekuriti Buntut Pengeroyokan Terhadap Wartawan

BagusNews.Co – Tim Satreskrim Polres Serang mengamankan dua oknum petugas sekuriti dari PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), pabrik pengolahan timah yang berlokasi di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

Penangkapan tersebut dilakukan menyusul insiden pengeroyokan yang melibatkan oknum petugas keamanan pabrik serta oknum anggota organisasi masyarakat (ormas), terhadap wartawan dan pegawai Humas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) saat proses penyegelan perusahaan.

“Sudah kami amankan dua petugas sekuriti yang diduga melakukan pengeroyokan petugas Humas KLH dan wartawan saat melaksanakan tugas,” ujar, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko kepada wartawan, Kamis malam, 21 Agustus 2005.

Ia menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah mengintensifkan pencarian terhadap pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam kekerasan tersebut.

Baca Juga :  Kadernya Tersandung Kasus Penipuan dan Penggelapan, Ini Respons DPD Partai Golkar Banten

Selain dari kalangan petugas sekuriti, polisi juga mengidentifikasi adanya keterlibatan beberapa karyawan perusahaan dan oknum organisasi masyarakat yang identitasnya telah diketahui dan dalam proses pengejaran.

Insiden kekerasan ini terjadi saat rombongan Deputi Gakkum KLH Irjen Rizal Irawan melakukan kunjungan ke PT GRS dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pencemaran lingkungan.

Sejumlah wartawan dari berbagai media, termasuk TribunBanten.com, Detik.com, AntaraBanten, SCTV, Radar Banten, Bantennews.com, Tempo, Banten TV, Jawa Pos TV, serta fotografer Antara, menjadi korban kekerasan dari oknum petugas sekuriti pabrik dan oknum anggota Brimob yang bertugas di perusahaan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kedatangan tim KLH ke perusahaan tersebut merupakan tindak lanjut dari peringatan yang pernah diberikan pada 2023 terkait pencemaran lingkungan.

Baca Juga :  Pencemaran Sungai Ciujung, Bupati Serang Bangun Koordinasi dengan Kementerian LH

Setelah peringatan dan penyegelan yang dilakukan pada Februari untuk menghentikan aktivitas produksi, perusahaan diketahui melepas segel dan kembali beroperasi. Oleh karena itu, tim KLH kembali mendatangi PT GRS untuk menegakkan penutupan perusahaan, namun sayangnya insiden kekerasan tidak dapat dihindari.

Lebih lanjut, kata Condro, korban pengeroyokan terdiri dari empat pegawai Humas KLH dan satu wartawan, total lima orang yang mengalami tindakan kekerasan.

Sementara itu, Kabid Propam Polda Bante, Kombes Murwoto menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait keterlibatan anggota Brimob dan mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV dan video viral yang beredar. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Polres Metro Tangerang Kota Gencarkan Pengamanan Cegah Kejahatan Pencurian Barang Pemudik

Hukum

Polresta Tangerang Tangkap Enam Pelaku Pemerasan dengan Modus Polisi Gadungan

Hukum dan Kriminal

Gelar Operasi Pekat Maung 2024, Polres Serang Tangkap 16 Pelaku Kejahatan

Hukum dan Kriminal

Mahasiswa Kecam Kekerasan terhadap Wartawan, Desak Perlindungan Kebebasan Pers

Daerah

Mahasiswa Desak Kejati Usut Tuntas Kasus Pembebasan Lahan Situ Ranca Gede

Daerah

Didemo Warga Padarincang Terkait PT STS, Asda I: Tunggu Arahan Bupati Serang

Hukum dan Kriminal

Penganiayaan Wartawan dan Humas KLH di PT GRS, Polres Serang Tetapkan Lima Tersangka

Daerah

Praktik Calo Tenaga Kerja Masih Marak, Ini Solusi dari Bupati Serang