BagusNews.Co – Peristiwa tragis yang menimpa seorang warga di Desa Warakas, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Banten, terus menjadi perhatian masyarakat setempat.
Keluarga korban, Dulah (72), secara tegas mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku pembunuhan yang menewaskan anaknya, Misri (40).
Dalam wawancara di kediamannya pada Kamis, 22 Mei 2025, Dulah menyampaikan harapannya agar keadilan segera ditegakkan.
“Kami minta bantuan aparat kepolisian agar pelaku bisa secepatnya tertangkap dan diadili seadil-adilnya,” ujarnya kepada wartawan.
Dulah mengungkapkan bahwa anaknya, yang dikenal sebagai sosok sopan dan suka bergaul, tidak memiliki musuh yang diketahui keluarganya.
Ia pun mengaku sangat sedih atas kejadian tersebut dan bingung dengan motif di balik penusukan yang menyebabkan kematian anaknya.
“Saya enggak tahu (punya musuh atau tidak), tapi setahu saya dia (korban) itu anaknya sopan dan suka bergaul,” katanya.
Sebelum peristiwa tragis itu, Misri yang bekerja serabutan sempat berpamitan untuk pergi bekerja. Ia berencana untuk memperbaiki genting rumah di desa sebelah, tepatnya di tempat Ustaz Sukani.
“Pagi itu jam 07.30 dia (korban) bilang mau kerja perbaiki genting rumah di desa sebelah (Desa Binuang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang), tempat Ustaz Sukani,” jelas Dulah.
Namun, setelah beberapa menit, ia mendapat kabar dari warga bahwa anaknya sedang berada di puskesmas setempat dengan luka parah di perut yang mengeluarkan darah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polres Serang masih melakukan pengejaran terhadap tiga tersangka yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Kasus penusukan yang menewaskan Misri diduga dilakukan oleh pelaku berinisial R dan dua orang rekannya saat sedang berkumpul di pos ronda pada Senin, 19 Mei 2025.
Menurut saksi mata, Hasanudin, kejadian berlangsung secara mendadak setelah pelaku datang dan langsung menusuk korban. (Red/Dwi)







