Home / Daerah / Pemerintah

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:09 WIB

Hadapi Potensi Banjir, Pemkab Serang Bersihkan Sungai Cikubang

Asda II Bidang Pembangunan Febrianto saat memimpin aksi bersih-bersih sampah di Sungai Cikubang l Dok. Istimewa

Asda II Bidang Pembangunan Febrianto saat memimpin aksi bersih-bersih sampah di Sungai Cikubang l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang melakukan aksi bersih-bersih sampah di Sungai Cikubang, tepatnya di Jalan Serdang-Bojonegara-Merak, Kampung Cikubang Lima, Desa Argawana, Kecamatan Pulo Ampel.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya mengatasi potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut sesuai perintah Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Langkah itu diambil menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), saat cuaca ekstrem diperkirakan akan semakin intensif.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, melalui Asisten Daerah (Asda) II Bidang Pembangunan Febrianto menegaskan bahwa aksi bersih ini juga sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca yang tidak menentu dan potensi bencana banjir.

“Kegiatan hari ini adalah perintah ibu bupati karena menjelang Nataru cuaca ekstrem, hujan besar, makanya Bupati Serang memerintahkan DPUPR melalui Bidang SD, melakukan aksi gotong royong di Kecamatan Pulo Ampel tepatnya di Sungai Cikubang,” ujar Febrianto saat memimpin kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Honor Guru Madrasah Gagal Bayar, Forum Peduli Cilegon Minta Pemkot Bertanggungjawab

Pemilihan Sungai Cikubang tidak lepas dari fakta bahwa selama ini aliran sungai tersebut sering mengalami pendangkalan akibat tumpukan sampah yang menyebabkan aliran air terganggu.

“Karena sepanjang sungai alirannya airnya tertumpuk sampah, sehingga air tidak bisa mengalir dengan normal yang menyebabkan banjir,” ungkapnya.

Tidak bekerja sendiri, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Perikanan (Diskan), unsur Muspika, perusahaan sekitar, relawan, masyarakat setempat, dan nelayan.

Dengan menggunakan alat berat beko mini, Febrianto memberikan arahan langsung untuk membersihkan sampah di sepanjang aliran sungai. Sebelumnya, dilakukan apel dan penyerahan alat-alat manual sebagai langkah awal.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem di Kabupaten Serang, BPBD Tangani Banjir dan Pohon Tumbang

Febrianto menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi merupakan langkah strategis untuk mengembalikan fungsi sungai agar tetap mendukung aktivitas nelayan, menjaga kualitas lingkungan, dan mencegah banjir.

“Penumpukan sampah, sedimentasi, dan penyempitan alur yang berdampak pada aktivitas nelayan dan masyarakat. Sehingga perlu perhatian bersama untuk memulihkan fungsi sungai,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab seluruh masyarakat. Ia mengimbau warga di sepanjang Sungai Cikubang untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang limbah sembarangan.

DLH dan DPUPR akan menyediakan alat penampungan sementara, yaitu amrol, sebelum sampah diangkut ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA).

“Nanti, insyaallah, kita akan komunikasi dengan Camat Pulo Ampel,” tuturnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gunakan Batik Banten, Al Muktabar Hadiri Istana Berbatik

Daerah

Pemprov Banten Tegaskan Komitmen Melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih

Daerah

Aksi Demo Ribuan Tenaga Honorer Serang Batal, Ini Penyebabnya!

Daerah

Fornas VII Bandung 2023: Tim PUBG Banten Juara 3

Daerah

Ironi Hilir Kali Ciputat: Banjir Jadi Musim Jual Rumah di Taman Mangu Indah

Daerah

Gelar Rapat Pleno, NU Kota Serang Perkuat Kemandirian dan Soliditas Organisasi

Daerah

Penjual Hewan Kurban di Kota Serang Wajib Kantongi Izin Kesehatan

Daerah

DPRD Banten Dorong Pemprov Banten Mengedepankan Pembangunan Berkelanjutan