BagusNews.Co – Arjunna Adisudarma, siswa kelas III SD Murid Merdeka di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, mencuri perhatian dunia pendidikan internasional saat usianya baru menginjak 8 tahun.
Pada ajang StemCo Science Olympiad 2026 yang dihelat di National University of Singapore (NUS), Singapura, Arjunna menunjukkan kemampuan luar biasa dengan meraih medali perak di kategori Science Grade 3 dan Honorable Mention di kategori StemCo Got Talent. Prestasi ini menegaskan usia bukanlah penghalang untuk meraih keberhasilan di tingkat internasional.
Ajang StemCo Science Olympiad merupakan kompetisi bergengsi yang melibatkan peserta dari sekitar 46 negara. Babak penyisihan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara, dan akhirnya tersisa sekitar 300 finalis dari 11 negara.
Di panggung final tersebut, Arjunna harus bersaing dengan siswa-siswa terbaik dari Singapura, Vietnam, Thailand, Filipina, hingga Rusia dan Kazakhstan. Keberhasilannya menembus level ini menunjukkan kualitas dan potensi besar dari anak muda Indonesia di bidang sains dan teknologi.
Arjunna menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan ini. “Alhamdulillah, aku senang dengan kemenangan ini, menambah deretan medali aku lagi. Aku suka ikut lomba, aku suka kompetisi dan aku suka dapat juara,” ujarnya dengan penuh semangat.
Anak berusia belia ini memang tidak asing dengan kompetisi, sebelumnya ia pernah meraih Sapphire Award pada Japan International Science and Math Olympiad dan Gold Award pada NEO Science Olympiad di Amerika Serikat.
Kisah Arjunna menjadi inspirasi, anak-anak Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah dunia. Prestasi ini juga menunjukkan pentingnya dukungan orang tua, sekolah, dan komunitas dalam mengembangkan minat dan bakat anak sejak dini.
Rizky, praktisi pendidikan asal Tangerang, mengatakan bahwa keberhasilan anak-anak muda seperti Arjunna harus terus didukung agar mereka mampu mencapai prestasi tertinggi dan berkontribusi positif bagi bangsa.
“Prestasi seperti inilah yang mesti didukung baik oleh pemerintah maupun pihak terkait lainnya,” tuturnya.
Selain itu, kata Rizky, pencapaian Arjunna mengandung pesan bahwa kompetisi internasional mampu memupuk rasa percaya diri, keberanian, dan semangat belajar anak-anak Indonesia.
“Dengan mengikuti berbagai ajang kompetisi, mereka tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter dan daya saing global,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, pemerintah dan lembaga pendidikan diharapkan terus mendukung program-program pengembangan bakat dan minat anak muda agar potensi mereka tidak terbuang sia-sia.
“Pencapaian Arjunna menjadi bukti, usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi, dan anak-anak Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional dengan dukungan yang tepat. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan meraih mimpi di bidang apapun yang mereka minati,” kata Rizky. (Red/Munjul)







